Musim Kemarau di Maluku Utara, Ini 5 Cara Cegah Kebakaran

  • 04 Okt 2026 20:30 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate: Kebakaran lahan kembali terjadi di sejumlah wilayah Maluku Utara dalam beberapa hari terakhir. Kawasan Taman Love di Kota Ternate, wilayah Kaiyasa dan Gosale di Kota Tidore Kepulauan, hingga TPA Takome di Ternate menjadi beberapa lokasi yang terdampak kebakaran.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa musim panas dan lahan yang kering perlu diwaspadai. Api tidak selalu berawal dari sumber yang besar. Bara kecil atau api yang tidak diawasi dapat dengan cepat menjalar ketika berada di sekitar rumput, semak atau sampah kering.

Selain merusak lingkungan, kebakaran juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat akibat asap yang ditimbulkan. Karena itu, upaya mencegah kebakaran dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di lingkungan sekitar.

Berikut lima hal yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko kebakaran:

1. Hindari membakar sampah sembarangan

Pembakaran sampah sebaiknya tidak dilakukan di lahan terbuka, terutama ketika cuaca panas dan angin cukup kencang. Api yang terlihat kecil dapat dengan mudah berpindah ke rumput atau semak di sekitarnya.

2. Pastikan api benar-benar padam

Setelah menggunakan api untuk memasak, membakar sampah atau aktivitas lainnya, pastikan tidak ada bara yang tersisa. Jangan meninggalkan api tanpa pengawasan.

3. Bersihkan bahan yang mudah terbakar

Rumput kering, daun, ranting dan sampah yang menumpuk di sekitar rumah atau lahan kosong dapat menjadi bahan bakar ketika terjadi kebakaran. Membersihkan material tersebut secara rutin dapat membantu mengurangi risiko api menyebar.

4. Berhati-hati dengan puntung rokok

Puntung rokok yang masih menyala jangan dibuang sembarangan, terutama di area yang banyak terdapat rumput atau daun kering. Bara kecil dapat menjadi sumber api ketika kondisi lingkungan mudah terbakar.

5. Segera laporkan jika melihat titik api

Jika menemukan asap atau kobaran api, masyarakat sebaiknya segera melapor kepada petugas pemadam kebakaran, BPBD, aparat setempat atau pihak terkait. Informasi yang cepat dapat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api semakin meluas.

Kebakaran di kawasan TPA juga membutuhkan perhatian khusus. Tumpukan sampah dapat menyimpan panas dan bara di bagian dalam sehingga api berpotensi kembali muncul meskipun kobaran di permukaan telah berkurang.

Karena itu, kewaspadaan terhadap kebakaran bukan hanya menjadi tugas petugas pemadam. Masyarakat juga memiliki peran penting melalui kebiasaan sederhana dalam menggunakan api dan menjaga lingkungan. Sebab mencegah api sebelum membesar jauh lebih mudah daripada memadamkannya setelah meluas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....