Sejarah Hari Pramuka yang Diperingati Setiap 14 Agustus

  • 09 Agt 2026 17:30 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Hari Pramuka diperingati Bangsa Indpnesia setiap tanggal 14 Agustus. Pramuka atau berasal dari kata Praja Muda Karana yang memiliki makna orang muda yang suka berkarya.

Mengutip laman Kemendikbud, gerakan Pramuka sudah ada sejak masa penjajahan Belanda. Tahun 1912, gerakan kepramukaan telah ada dengan nama Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO). Kemudian, pada 1916, NPO berubah menjadi Nederlands Indische Padvinders Vereeniging (NIVP).

Ini menjadi inspirasi masyarakat Indonesia yang akhirnya menciptakan gerakan kepanduan yang independen. Setelah itu, muncul gerakan kepanduan dengan nama Javaansche Padvinders Organisatie di Surakarta, yang dipelopori oleh Mangkunegara VII.

Setelah itu, mulai bermunculan berbagai gerakan kepanduan baru beberapa diantaranya, Persatuan Kepanduan Indonesia (Perkindo), Ikatan Pandu Indonesia (Ipindo), Persaudaraan Organisasi Pandu Puteri Indonesia (Poppindo), dan Kepanduan Putri Indonesia (PKPI).

Akhirnya Presiden Soekarno mulai mengumpulkan tokoh-tokoh dari gerakan kepramukaan Indonesia, pada 9 Maret 1961. Hal itu bertujuan untuk menyatukan seluruh gerakan kepanduan.

Tepat pada 14 Agustus 1961, Presiden Soekarno melaksanakan Majelis Pimpinan Nasional (Mapinas) untuk meresmikan gerakan Pramuka. Saat itu, Soekarno menyerahkan panji-panji Pramuka kepada para tokoh-tokoh Pramuka, melalui peristiwa ini, maka 14 Agustus ditetapkan sebagai hari lahir Pramuka.

Tema resmi Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 adalah Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045. Peringatan ini dirilis oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk memperingati hari lahir Pramuka pada 14 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....