Mahasiswa ITB Hadirkan Inovasi Helm Pintar Tingkatkan Keselamatan Berkendara
- 13 Jun 2026 16:59 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Mahasiswa Institut Teknologi Bandung menghadirkan inovasi helm pintar berbasis teknologi untuk meningkatkan keselamatan berkendara di jalan raya. Inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas akibat fenomena microsleep. Produk tersebut diberi nama SADAR Helmet yang dirancang mendeteksi tanda kantuk pengendara secara dini.
Tim pengembang berasal dari kelompok iConic yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Teknik Industri angkatan 2023. Mereka mengembangkan teknologi ini sebagai respons terhadap risiko kehilangan kesadaran sesaat saat berkendara. Microsleep diketahui menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan karena terjadi tanpa disadari pengendara.
SADAR Helmet mengintegrasikan berbagai sensor canggih untuk memantau kondisi fisiologis serta pergerakan kepala pengendara. Sensor yang digunakan meliputi Photoplethysmography, akselerometer, serta giroskop untuk membaca data secara real time. Teknologi tersebut memungkinkan sistem mengenali perubahan kondisi tubuh yang mengindikasikan kelelahan atau kantuk.
Selain itu, perangkat ini memanfaatkan Internet of Things dan machine learning untuk mengolah data secara akurat. Data yang diproses mencakup detak jantung, variabilitas detak jantung, hingga pola gerakan kepala pengguna. Pendekatan sensor fusion digunakan untuk meningkatkan akurasi deteksi dibandingkan metode konvensional sebelumnya.

Keunggulan lain dari SADAR Helmet adalah fleksibilitas pemasangan pada helm standar tanpa mengubah struktur utama. Perangkat ini dirancang kompatibel dengan helm berstandar nasional Indonesia sehingga tetap memenuhi aspek keselamatan. Hal tersebut menjadi nilai tambah karena inovasi dapat diterapkan tanpa memerlukan produk helm baru secara khusus.
Inovasi ini tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada aspek preventif keselamatan berkendara masyarakat. Deteksi dini terhadap kantuk diharapkan mampu mengurangi potensi kecelakaan yang kerap terjadi di jalan raya. Pendekatan ini sejalan dengan upaya peningkatan kesadaran keselamatan melalui pemanfaatan teknologi digital terkini.
Atas inovasi tersebut, tim iConic berhasil meraih prestasi dalam ajang kompetisi keselamatan tingkat nasional. Mereka meraih juara kedua pada Smart Safety Competition atau SASECOM 2026 yang diselenggarakan di Semarang. Ajang tersebut merupakan kompetisi yang diinisiasi oleh OSH Forum Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro.
Capaian ini menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan keselamatan publik. Pengembangan teknologi berbasis riset di perguruan tinggi dinilai berperan penting dalam menjawab tantangan masa depan. Ke depan, inovasi seperti SADAR Helmet diharapkan dapat dikembangkan lebih luas dan diimplementasikan secara nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....