BRIN dan UGM Temukan Probiotik dari Madu
- 08 Jun 2026 19:06 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Kolaborasi peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional bersama Universitas Gadjah Mada berhasil mengungkap potensi baru dari madu dan bee pollen lebah tanpa sengat asli Indonesia. Dalam penelitian terbaru, tim menemukan bakteri asam laktat probiotik yang memiliki berbagai aktivitas biologis menjanjikan untuk pengembangan produk kesehatan di masa depan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri probiotik tersebut memiliki kemampuan sebagai antibakteri, antibiofilm, serta antioksidan. Tidak hanya itu, bakteri yang berhasil diisolasi juga memperlihatkan potensi sebagai agen antikanker, sehingga membuka peluang besar untuk dimanfaatkan dalam industri pangan fungsional maupun farmasi.
Salah satu temuan menarik dari riset ini adalah kemampuan bakteri probiotik tersebut dalam menghambat aktivitas enzim a-amilase. Enzim ini berperan penting dalam proses pemecahan karbohidrat menjadi gula sederhana di dalam tubuh. Dengan terhambatnya aktivitas a-amilase, bakteri tersebut berpotensi membantu mengendalikan peningkatan kadar gula darah setelah makan.
Penemuan ini semakin memperkuat nilai tambah madu dan bee pollen dari lebah tanpa sengat Indonesia sebagai sumber senyawa bioaktif alami. Selama ini, produk-produk tersebut dikenal memiliki kandungan nutrisi dan antioksidan yang tinggi, dan kini terbukti juga menyimpan mikroorganisme probiotik yang bermanfaat.
Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa hasil penelitian ini masih memerlukan pengujian lanjutan, termasuk uji keamanan dan efektivitas pada skala yang lebih besar sebelum dapat dikembangkan menjadi produk komersial. Tahapan tersebut penting untuk memastikan manfaat yang diperoleh benar-benar aman dan optimal bagi masyarakat.
Temuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan inovasi pangan fungsional berbasis kekayaan hayati Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan sumber daya biodiversitas yang berpotensi tinggi untuk mendukung industri kesehatan masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....