Tim Fisika Indonesia Raih Dua Emas di APhO 2026
- 26 Mei 2026 17:18 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Tim Olimpiade Fisika Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang kompetisi sains tingkat Asia. Keberhasilan tersebut diraih pada Asian Physics Olympiad ke-26 yang digelar di Busan, Korea Selatan. Kompetisi berlangsung pada 17 hingga 25 Mei 2026 dengan partisipasi peserta dari berbagai negara.
Dalam ajang tersebut, Indonesia berhasil meraih dua medali emas yang menjadi capaian prestisius. Selain itu, tim juga mengamankan tiga medali perunggu dan tiga penghargaan honorable mention. Hasil ini menempatkan Indonesia pada peringkat kelima di kawasan Asia dalam kompetisi tersebut.
Dua medali emas diraih oleh pelajar berprestasi dari sekolah menengah atas di Indonesia. Ackhava Adam Malonda dari SMA Wardaya Jakarta serta Evan Syatia To dari SMAK Penabur Gading Serpong berhasil mencatatkan capaian terbaik. Prestasi keduanya menunjukkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam bidang fisika yang semakin kompetitif.
Sementara itu, tiga medali perunggu turut disumbangkan oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Gusti Komang Abhika Atmaja, Juan Richie, dan Bagasmora Andreo Sibarani berhasil meraih penghargaan tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti pemerataan kualitas pendidikan sains di berbagai wilayah Indonesia.
Penghargaan honorable mention juga diraih oleh tiga peserta yang menunjukkan performa kompetitif sepanjang perlombaan berlangsung. Ferrel Gabriel, Arrow Dunatos Pascha Kristian, serta Kayser Huang memperoleh pengakuan atas capaian mereka. Hal ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi besar dalam bidang sains.
Kompetisi ini diikuti oleh dua puluh delapan tim dengan total dua ratus delapan peserta. Para peserta berasal dari berbagai negara dan wilayah di Asia dengan tradisi kuat dalam bidang sains. Persaingan berlangsung ketat dengan standar soal yang menuntut kemampuan analisis dan pemecahan masalah tingkat tinggi.
Capaian Indonesia dalam ajang ini juga melampaui sejumlah negara dengan reputasi kuat di bidang pendidikan sains. Negara seperti Jepang, Singapura, India, hingga Australia turut menjadi peserta dalam kompetisi tersebut. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing secara kompetitif di tingkat internasional.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang sains. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak dinilai penting untuk menjaga konsistensi prestasi tersebut. Dengan demikian, Indonesia dapat terus meningkatkan peringkat dan kontribusi dalam ajang olimpiade sains internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....