Kasus Campak di Maluku Utara Meningkat
- 03 Okt 2023 14:34 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate : Kasus Campak yang merupakan penyakit menular sampai bulan September 2023 mengalami peningkatan di Maluku Utara jika dibangdikan dengan tahun lalu terutama terjadi peningkatan di Kota Ternate.
Terjadinya peningkatan kasus Campak atau yang dikenal di Kota Ternate dengan penyakit sarampa ini akibat minimnya imunisasi terhadap bayi maupun balita dan anak-anak.
Kepada RRI Kepala Seksi Suveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara Irwan Mustafa menjelaskan, meningkatnya kasus campak seperti di kota Ternate karena merupakan pintu masuk melalui bandara maupun pelabuhan laut dan beresiko tinggi akibat mobilitas tinggi sangat rentan terjangkitnya penyakit campak.
Sesuai dengan data kata Irwan Mustafa, sejak Januari hingga Agustus 2023 kasus Campak di Kota Ternate terus meningkat dan untuk mengangtisipasi meningkatnya kasus Campak yang sudah bertransmisi pada semua kecamatan di Kota Ternate dengan melakukan imunisasi secara massal.
Sampai saat ini kasus campak untuk Maluku Utara tercatat sebanyak 817 kasus dan terbanyak di Kota Ternate 391 kasus, Halmahera Tengah 157 kasus, Kota Tidore Kepulauan 87 kasus, Halmahera Selatan 61 kasus, Morotai 28 kasus, Kepulauan Sula 27 kasus, Hlamahera Barat 21 kasus, Halmahera Utara 19 Kasus, Halmahera Timur 17 kasus dan Pulau Taliabu 9 kasus.
Semenatara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate dr. Fathiyah Suma mengatakan, mengantisipasi penyakit Campak tersebut saat ini Dinas Kesehatan bersama Puskesmas gencar melakukan imunisasi terhadap bayi dan balita juga anak-anak yang dilakukan di sekolah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....