Mengenal Pemicu Burnout pada Karyawan yang Jarang Diketahui

  • 22 Sep 2026 13:43 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Burnout atau kelelahan akibat pekerjaan sering dikaitkan dengan beban kerja yang terlalu berat. Padahal, kondisi ini tidak hanya dipicu oleh banyaknya pekerjaan, tetapi juga dapat muncul akibat beberapa faktor lain yang sering tidak disadari.

Melansir laman Rumah Sakit Ortopedi Soeharso Surakarta, burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional dan mental akibat tekanan pekerjaan yang berlangsung dalam waktu lama. Selain beban kerja berlebihan, kurangnya dukungan dari atasan, ketidakjelasan tugas serta lingkungan kerja yang tidak kondusif juga dapat meningkatkan risiko burnout.

Hal lain yang jarang diperhatikan adalah ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Kebiasaan bekerja dalam waktu panjang atau merasa harus selalu siap merespons pekerjaan di luar jam kerja dapat membuat seseorang sulit benar-benar beristirahat. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat menyebabkan kelelahan fisik dan mental.

Burnout juga dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari. Seseorang yang mengalaminya dapat kehilangan motivasi, sulit berkonsentrasi, mengalami gangguan tidur hingga merasa kurang puas terhadap pekerjaannya. Kondisi ini juga dapat membuat produktivitas menurun dan meningkatkan kemungkinan terjadinya kesalahan dalam menyelesaikan pekerjaan.

Lingkungan kerja yang kondusif dapat menjadi salah satu upaya mencegah terjadinya burnout. Pembagian tugas yang lebih seimbang, komunikasi yang baik dengan atasan, pemberian waktu istirahat serta dukungan terhadap kesejahteraan karyawan dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....