Ikan Asin: Nikmat, Bergizi, namun Tinggi Garam
- 15 Sep 2026 04:51 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Ikan asin menjadi salah satu bahan makanan yang cukup akrab di meja makan masyarakat Indonesia. Rasanya yang gurih dan cara penyajiannya yang praktis membuat ikan asin sering menjadi pelengkap berbagai hidangan.
Di balik rasanya yang khas, ikan asin tetap memiliki sejumlah kandungan gizi karena berasal dari ikan. Ikan pada dasarnya merupakan sumber protein dan dapat mengandung berbagai zat gizi, meskipun proses pengasinan dapat mengubah kandungan tertentu di dalamnya.
Hal yang perlu diperhatikan adalah kandungan garam pada ikan asin yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering atau dalam jumlah berlebihan, asupan natrium dari ikan asin dapat ikut meningkatkan jumlah garam yang masuk ke dalam tubuh.
Asupan natrium yang terlalu tinggi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Karena itu, konsumsi ikan asin sebaiknya dibatasi, terutama bagi orang yang perlu mengontrol asupan garam dalam makanan.
Cara mengolahnya juga dapat diperhatikan untuk membantu mengurangi kadar garam, misalnya dengan merendam ikan asin terlebih dahulu sebelum dimasak. Namun, langkah tersebut bukan berarti membuat ikan asin bebas garam, sehingga jumlah konsumsinya tetap perlu diperhatikan.
Jadi, ikan asin tidak harus selalu dihindari dan masih dapat menjadi bagian dari menu makanan jika dikonsumsi secara bijak. Kuncinya adalah tidak berlebihan, memperhatikan cara pengolahan, serta menyeimbangkan menu dengan sayuran, buah, dan sumber makanan bergizi lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....