Mengapa Tubuh Berkeringat saat Cuaca Panas? Berikut Penjelasannya

  • 26 Agt 2026 09:15 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Saat cuaca panas, tubuh manusia secara alami akan mengeluarkan keringat sebagai salah satu cara untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil. Keringat yang keluar melalui kelenjar keringat membantu tubuh melepaskan panas, terutama ketika suhu lingkungan meningkat.

Proses berkeringat dikendalikan oleh hipotalamus, yaitu bagian otak yang berperan dalam mempertahankan keseimbangan suhu tubuh. Ketika hipotalamus mendeteksi suhu tubuh meningkat, bagian tersebut mengirimkan sinyal agar kelenjar keringat bekerja dan pembuluh darah di kulit melebar sehingga panas lebih mudah dilepaskan.

Keringat pada dasarnya terdiri dari air dan sejumlah kecil garam serta zat lainnya yang dikeluarkan melalui kelenjar keringat. Ketika keringat menguap dari permukaan kulit, panas tubuh ikut terbawa sehingga tubuh menjadi lebih dingin.

Selain suhu lingkungan, produksi keringat juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas fisik, kondisi emosi, dan respons tubuh terhadap perubahan suhu. Aktivitas seperti berlari, bersepeda, atau melakukan pekerjaan fisik yang berat dapat meningkatkan produksi panas tubuh sehingga keringat yang dikeluarkan juga lebih banyak.

Berkeringat merupakan mekanisme alami tubuh untuk mencegah peningkatan suhu yang berlebihan, namun cairan yang keluar melalui keringat perlu digantikan dengan asupan air yang cukup. Saat tubuh kehilangan banyak cairan, seseorang dapat merasa lebih haus dan berisiko mengalami dehidrasi jika kebutuhan cairannya tidak terpenuhi.

Karena itu, ketika berada di tengah cuaca panas atau melakukan aktivitas fisik, masyarakat disarankan memperhatikan kebutuhan cairan tubuh dan tidak menunggu hingga merasa sangat haus untuk minum. Dengan menjaga kecukupan cairan, mekanisme pengaturan suhu tubuh dapat bekerja dengan lebih optimal dalam menghadapi kondisi panas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....