Menguap, Bukan Sekadar Tanda Kantuk
- 22 Agt 2026 10:08 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Menguap sering kali dianggap sebagai tanda bahwa seseorang sedang mengantuk atau kelelahan. Padahal, aktivitas yang satu ini ternyata bisa terjadi karena berbagai alasan dan tidak selalu berkaitan dengan rasa kantuk.
Salah satu teori menyebutkan bahwa menguap merupakan mekanisme alami tubuh untuk membantu mendinginkan otak. Saat menguap, otot di sekitar leher, rahang, dan wajah meregang sehingga dapat meningkatkan aliran darah di bagian kepala dan wajah.
Menguap juga dapat muncul ketika seseorang merasa bosan atau kurang mendapatkan rangsangan. Bahkan, melihat orang lain menguap dapat membuat kita ikut menguap, yang diduga berkaitan dengan rasa empati terhadap orang di sekitar.
Dilansir dari laman Alodokter, ada penelitian yang menunjukkan seseorang dapat lebih sering menguap ketika berada di udara yang lebih sejuk dibandingkan saat udara panas. Kondisi tersebut mendukung teori bahwa menguap mungkin membantu mengatur suhu otak.
Meski umumnya merupakan aktivitas normal, terlalu sering menguap tanpa merasa lelah atau mengantuk perlu diperhatikan. Terlebih jika menguap disertai keluhan lain seperti pusing, sulit berkonsentrasi, atau sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.
Karena itu, menguap sesekali tidak perlu dikhawatirkan, terutama ketika tubuh sedang lelah atau merasa bosan. Namun, jika frekuensinya berlebihan dan disertai keluhan lain, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....