Benarkah Makan Malam Bikin Berat Badan Naik? Berikut Penjelasannya

  • 29 Jul 2026 20:44 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Banyak orang menghindari makan setelah pukul 20.00 karena khawatir dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Anggapan tersebut telah lama beredar di masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang menjalani program diet.

Faktanya, waktu makan bukanlah faktor utama yang menentukan naik atau turunnya berat badan. Kenaikan berat badan lebih dipengaruhi oleh jumlah kalori yang dikonsumsi dibandingkan dengan kalori yang dibakar melalui aktivitas sehari-hari.

Meski demikian, makan larut malam tetap berpotensi meningkatkan berat badan jika makanan yang dikonsumsi tinggi kalori, gula, dan lemak. Kebiasaan mengonsumsi camilan seperti keripik, cokelat, atau es krim pada malam hari sering kali dilakukan bukan karena lapar, melainkan karena bosan, stres, atau sekadar kebiasaan.

Selain berisiko menambah asupan kalori, makan terlalu dekat dengan waktu tidur juga dapat memicu gangguan pencernaan, seperti naiknya asam lambung atau rasa tidak nyaman di perut. Konsumsi makanan tinggi lemak dan makanan pedas menjelang tidur juga dapat mengganggu kualitas istirahat pada sebagian orang.

Untuk menjaga berat badan tetap ideal, disarankan memperhatikan porsi makan, memilih makanan bergizi seimbang, serta menghindari kebiasaan makan berlebihan pada malam hari. Jika merasa lapar menjelang tidur, pilihlah camilan sehat dalam porsi secukupnya dan tetap imbangi dengan aktivitas fisik secara rutin.

Jadi, anggapan bahwa makan di atas pukul 20.00 pasti membuat berat badan naik merupakan mitos. Yang lebih menentukan adalah pola makan secara keseluruhan, kualitas makanan yang dikonsumsi, serta keseimbangan antara asupan kalori dan aktivitas fisik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....