Kacamata Hitam ternyata Bukan Cuma Gaya, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Mata
- 28 Jul 2026 19:04 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate — Kacamata hitam selama ini identik dengan gaya dan penampilan. Padahal, di balik fungsi estetikanya, aksesori ini punya peran penting dalam melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang bisa berdampak pada kesehatan penglihatan dalam jangka panjang.
Paparan sinar matahari, terutama pada pukul 11 siang hingga 4 sore saat radiasi UV berada pada titik terkuat, dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan pada mata. Karena itu, memakai kacamata hitam bukan sekadar soal penampilan, melainkan juga langkah sederhana untuk menjaga kesehatan mata dari efek buruk sinar matahari.
Sebuah studi yang didanai oleh National Eye Institute, bagian dari National Institutes of Health Amerika Serikat, sejak 2014 menemukan bahwa radiasi UV dapat merusak protein di dalam lensa mata. Kerusakan protein ini, jika terjadi terus-menerus dalam jangka panjang, dapat meningkatkan risiko katarak, salah satu penyebab utama gangguan penglihatan pada usia lanjut. Radiasi UV yang tidak terhalang juga dapat mengenai retina, khususnya makula, sehingga meningkatkan risiko degenerasi makula yang menjadi salah satu penyebab utama kebutaan terkait usia.
Selain itu, riset dari Laboratorium Instrumentasi Oftalmik, Sekolah Teknik São Carlos, Universitas São Paulo, Brasil, yang dipublikasikan pada 2025 menguji 12 model kacamata hitam untuk melihat kemampuannya memblokir sinar UV. Hasilnya cukup mengejutkan. Sebagian besar kacamata yang diuji tidak memenuhi standar keamanan UV yang seharusnya, dan hanya satu model yang benar-benar mampu memblokir sinar UV secara optimal meski telah disimulasikan terpapar matahari hingga 2.500 jam.
Studi ini juga menemukan bahwa kemampuan lensa dalam memblokir radiasi UV bisa menurun seiring waktu pemakaian. Sementara itu, riset lain di Swiss pada 2018 menemukan bahwa kacamata hitam berukuran besar mampu memblokir lebih banyak sinar UV dibandingkan kacamata berukuran kecil, karena area mata dan kulit di sekitarnya tertutup lebih maksimal.
Meski identik dengan lensa gelap, warna atau kegelapan lensa ternyata tidak menjamin perlindungan dari sinar UV. Perlindungan UV ditentukan oleh lapisan pelindung khusus pada lensa, bukan oleh tingkat kegelapannya.
Karena itu, memilih kacamata hitam sebaiknya tidak hanya berdasarkan tampilan, tetapi juga memastikan adanya label perlindungan UV, misalnya UV400, yang menandakan kacamata mampu memblokir hampir seluruh sinar UVA dan UVB.
Selain risiko katarak dan degenerasi makula, paparan sinar UV berlebih juga dapat memicu cedera jangka pendek berupa fotokeratitis, semacam "sunburn" pada permukaan mata yang bisa menyebabkan penglihatan buram atau kebutaan sementara. Area kulit tipis di sekitar kelopak mata juga rentan mengalami penuaan dini dan kerusakan akibat paparan sinar matahari yang berulang.
Kacamata hitam bukan lagi sekadar pelengkap gaya berkendara atau liburan. Dari sisi kesehatan, penggunaannya secara konsisten saat beraktivitas di luar ruangan dapat membantu mencegah kerusakan mata jangka panjang, mulai dari katarak, degenerasi makula, hingga cedera permukaan mata akibat sinar UV. Kuncinya, pastikan kacamata yang dipakai punya perlindungan UV yang benar-benar teruji, bukan sekadar lensa gelap yang terlihat modis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....