Terlalu Sering Makan Manis? Kenali Dampaknya bagi Kesehatan
- 27 Jul 2026 10:31 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Makanan dan minuman manis memang menjadi favorit banyak orang karena rasanya yang lezat dan mampu memberikan energi dengan cepat. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, asupan gula dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan yang berdampak pada kualitas hidup.
Konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan kelebihan kalori yang berujung pada kenaikan berat badan hingga obesitas. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor risiko munculnya penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus tipe 2, penyakit jantung, hingga gangguan pada pembuluh darah.
Selain meningkatkan risiko obesitas, asupan gula yang tinggi juga dapat memengaruhi kerja hormon leptin yang berfungsi mengatur rasa kenyang. Akibatnya, seseorang cenderung merasa lapar lebih cepat dan terdorong untuk terus mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebihan.
Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis secara rutin juga dapat menyebabkan resistensi insulin, yaitu kondisi ketika tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efektif. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat meningkatkan kadar gula darah dan memicu terjadinya diabetes melitus tipe 2 beserta berbagai komplikasinya.
Untuk menjaga kesehatan, masyarakat dianjurkan membatasi konsumsi gula sesuai anjuran Kementerian Kesehatan, yakni tidak lebih dari 50 gram atau setara empat sendok makan per hari. Kebutuhan gula dapat dipenuhi melalui sumber alami seperti buah-buahan, disertai pola makan bergizi seimbang, konsumsi serat yang cukup, serta memperbanyak minum air putih.
Membatasi konsumsi makanan dan minuman manis bukan berarti harus menghindarinya sepenuhnya, melainkan mengonsumsinya secara bijak dan tidak berlebihan. Dengan menerapkan pola hidup sehat sejak dini, risiko berbagai penyakit akibat kelebihan gula dapat diminimalkan dan kesehatan tubuh tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....