Hampir Separuh Warga Indonesia Alami "Emotional Eating"
- 09 Jul 2026 17:31 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate- Bukan hanya rasa lapar yang membuat seseorang memilih untuk makan. Bagi sebagian orang, makanan juga menjadi pelarian saat menghadapi tekanan emosional, seperti stres, sedih, lelah, hingga cemas. Kondisi ini dikenal sebagai emotional eating atau kebiasaan makan yang dipicu oleh emosi, bukan kebutuhan fisik.
Berdasarkan Mindful Eating Study yang dilakukan oleh Health Collaborative Center (HCC) terhadap 1.158 responden di 20 provinsi di Indonesia, sekitar 47 persen responden memiliki perilaku emotional eating. Temuan ini menunjukkan bahwa hampir satu dari dua orang cenderung mengonsumsi makanan sebagai cara untuk meredakan emosi negatif.
Perilaku tersebut umumnya muncul ketika seseorang mengalami tekanan, kelelahan, atau suasana hati yang kurang baik. Makanan, terutama yang tinggi gula, garam, dan lemak, sering dipilih karena mampu memberikan rasa nyaman secara sementara. Namun, kebiasaan ini tidak menyelesaikan akar masalah emosional yang dihadapi.
Apabila terus berlangsung, emotional eating berpotensi menyebabkan pola makan berlebihan (overeating), peningkatan berat badan, hingga meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular, seperti obesitas, diabetes, dan gangguan kesehatan lainnya. Selain itu, siklus makan karena emosi juga dapat memengaruhi kesehatan mental apabila tidak disadari dan dikelola dengan baik.
Para ahli menyarankan masyarakat untuk mulai mengenali perbedaan antara rasa lapar fisik dan lapar emosional. Menerapkan pola mindful eating, mengelola stres melalui aktivitas positif, berolahraga, beristirahat yang cukup, atau berbicara dengan orang terpercaya dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi kebiasaan makan karena emosi.
Mengenali penyebab di balik keinginan makan menjadi langkah awal menuju pola hidup yang lebih sehat. Sebab, tidak semua rasa ingin makan berasal dari kebutuhan tubuh, tetapi bisa juga menjadi sinyal bahwa kondisi emosional sedang membutuhkan perhatian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....