Batasi Konsumsi Kue Kering saat Lebaran

  • 19 Mar 2026 10:04 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate- Momen Idulfitri selalu identik dengan sajian kue kering yang menggoda, mulai dari nastar, kastengel, hingga putri salju. Tradisi ini memang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan setelah sebulan berpuasa. Namun, di balik kelezatannya, konsumsi kue kering secara berlebihan justru dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.

Sebagian besar kue kering mengandung gula, lemak, dan kalori yang tinggi. Jika dikonsumsi tanpa kontrol, hal ini dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan seperti Diabetes,Kolesterol Tinggi, hingga kenaikan berat badan secara signifikan. Apalagi setelah tubuh beradaptasi dengan pola makan selama Ramadan, perubahan drastis saat Lebaran bisa menjadi “shock” bagi metabolisme.

Selain itu, kebiasaan ngemil tanpa sadar saat bersilaturahmi juga menjadi faktor utama. Sambil berbincang dengan keluarga atau tamu, sering kali kita mengonsumsi kue kering dalam jumlah banyak tanpa disadari. Inilah yang membuat asupan kalori harian melonjak tajam.

Untuk menyiasatinya, penting menerapkan pola konsumsi yang bijak. Batasi jumlah kue kering, misalnya 2–3 potong dalam satu waktu, dan imbangi dengan makanan sehat seperti buah serta air putih. Mengatur jadwal makan utama juga membantu agar tubuh tetap mendapatkan nutrisi seimbang tanpa berlebihan.

Lebaran tetap bisa dinikmati tanpa harus mengorbankan kesehatan. Dengan mengontrol konsumsi kue kering dan menjaga pola makan, momen kebersamaan saat Idulfitri akan terasa lebih nyaman, sehat, dan penuh kebahagiaan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....