Air Mineral vs Air Demineral: Apa Bedanya?

  • 05 Okt 2025 19:55 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Air adalah kebutuhan pokok manusia. Namun, tidak semua air yang kita konsumsi sama jenisnya. Dua istilah yang sering muncul adalah air mineral dan air demineral. Keduanya terdengar mirip, tetapi memiliki perbedaan mendasar dalam kandungan dan tujuan penggunaannya.

Air mineral adalah air yang secara alami atau melalui proses pengolahan mengandung mineral-mineral penting seperti Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Kalium (K), Natrium (Na), Bikarbonat, sulfat, dan klorida. Mineral-mineral ini bermanfaat bagi kesehatan tubuh, terutama dalam menjaga keseimbangan elektrolit, mendukung fungsi otot, serta memperkuat tulang dan gigi.

Air mineral biasanya diambil dari sumber mata air pegunungan yang kandungan mineralnya stabil, kemudian dikemas dalam botol tanpa banyak diubah komposisinya. Air mineral diminum langsung sebagai sumber cairan sehat bagi tubuh.

Air demineral (juga dikenal sebagai demineralized water atau deionized water) adalah air yang telah dihilangkan kandungan mineralnya melalui proses distilasi (penyulingan), reverse osmosis (RO), ion exchange (pertukaran ion). Hasilnya adalah air yang sangat murni, tanpa kandungan mineral alami.

Karena sangat murni, air demineral tidak cocok diminum setiap hari, sebab tubuh juga membutuhkan mineral dari air. Sebaliknya, air ini lebih banyak digunakan di bidang industri, laboratorium, medis, dan elektronik.

Air mineral dan air demineral berbeda baik dari segi kandungan maupun kegunaannya. Air mineral kaya akan zat gizi penting dan ideal untuk kebutuhan sehari-hari. Sementara air demineral adalah air ultrapure yang lebih cocok dipakai dalam dunia industri dan medis, bukan untuk konsumsi rutin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....