4 Tahapan Klinis Pada Penyakit Cacar Air
- 24 Mei 2025 19:30 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Penyakit cacar air sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari merupakan penyakit menular yang dapat menyerang siapa saja, terutama yang belum mendapat imunisasi. Penyakit cacar air mempunyai ciri yang sangat khas yaitu ditandai dengan timbulnya benjolan kecil mirip bisul namun kecil disertai dengan air di dalamnya berlapis tipis atau biasanya disebut dengan plentingan.
Dari laman Kementerian Kesehatan, disebutkan penyebab cacar air adalah infeksi virus Varicella zoster yang dapat menular melalui kontak langsung dengan ruam. Selain itu, penularan virus Varicella Zoster dapat menyebar ketika seseorang dengan cacar air batuk atau bersin dan terhirup oleh seseorang melalui droplet di udara.
Ada 4 tahapan klinis dalam penyakit cacar air, berupa :
1. Periode prodromal
Biasanya tidak ada pada anak-anak, namun orang dewasa dapat mengalami demam dan malaise selama 1-2 hari.
2. Ruam
Kemerahan pada kulit ini kemudian berubah menjadi lentingan berisi cairan dengan dinding tipis, ruam kulit mungkin sangat menyakitkan atau gatal sehingga penderita tidak sengaja menggaruknya, jika lentingan ini dibiarkan, maka akan segera mengering membentuk keropeng (crust) yang nantinya akan terlepas dan meninggalkan bercak pada kulit yang lebih gelap (hiperpigmentasi).
3. Ulkus Mukosa
Keadaan jaringan lunak mulut yang kehilangan lapisan epitel yang terjadi akibat trauma mekanis atau khemis yang tidak jarang terjadi di mulut, faring.
4. Periode infeksi
Pada penderita penyakit cacar air bersifat infeksius mulai dari 1 sampai 2 hari sebelum timbul ruam hingga 5 hari setelahnya.
Istirahat yang cukup dan hindari kontak dengan orang lain untuk mencegah penyebaran cacar air. Dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan bergizi, membuat tubuh sehat dan memiliki stamina yang kuat sehingga dapat menangkal infeksi kuman penyakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....