Manusia Menjadi Faktor Menurunnya Spesies Burung Migran

  • 15 Sep 2026 15:09 WIB
  •  Ternate
Poin Utama
  • Aktivitas manusia bertanggung jawab atas penurunan 45 persen spesies burung migran di seluruh dunia.
  • Faktor utama penurunan populasi burung migran mencakup spesies invasif, pengembangan lahan pertanian, perubahan iklim, dan perburuan ilegal.
  • Satu dari sembilan spesies burung di dunia saat ini terancam punah, menurut laporan The State of the World's Birds Report yang dipublikasikan oleh Birdlife International.

RRI.CO.ID, Ternate - Manusia menjadi faktor menurunnya 45 persen spesies burung migran di dunia. Faktor yang disebabkan manusia antara lain, hadirnya spesies invasif, pengembangan lahan pertanian, perubahan iklim dan perburuan.

Temuan itu menjadi bagian dari publikasi kajian Birdlife International yang berjudul "The State of the World's Birds Report" yang dipublikasikan di Kenya, Jumat 11 September 2026. Temuan dalam publikasi tersebut mencatat satu dari sembilan spesies terancam punah.

Stuart Butchart, peneliti utama, Birdlife International mengungkap bahwa sesungguhnya burung migran memiliki peran penting dalam kehidupan. "Burung migran adalah penjaga lingkungan dan penurunan jumlah spesies tersebut memperlihatkan tekanan yang besar terhadap mekanisme alam yang menopang hidup kita," ucap Stuart yang juga editor senior pada State of the World's Birds.

Padahal, burung migran bergantung pada habitat laut, hutan, dan lahan basah pesisir. Namun, saat ini, habitat tersebut tengah terancam sehingga mengakibatkan burung laut dan burung pantai termasuk spesies yang paling terancam.

Dalam kajian publikasi tersebut juga memperlihatkan bahwa burung merupakan indikator kuat untuk mengukur kesehatan planet. Burung migran menjadi spesies yang sangat peka terhadap perubahan ekosistem karena terpapar berbagai ancaman di sepanjang siklus tahunan hidupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....