“Palum” Resmi Menjadi Anonim dari Haus
- 09 Jul 2025 20:50 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Bahasa Indonesia kembali diperkaya dengan kehadiran satu kata baru yang unik dan bermakna dalam, kata itu adalah palum. Kata ini berasal dari bahasa Batak Pakpak, salah satu sub suku Batak di Sumatra Utara.
Palum memiliki arti spesifik yakni kondisi setelah minum ketika rasa haus telah hilang sepenuhnya. Kata ini mencerminkan rasa puas dan nyaman yang muncul setelah kebutuhan cairan tubuh terpenuhi.
Pada akhir tahun 2024, Badan Bahasa resmi menambahkan “palum” ke Kamus Besar Bahasa Indonesia. Penambahan ini sekaligus menandai pengakuan atas kekayaan bahasa daerah yang dimiliki bangsa Indonesia.
“Palum” diakui sebagai antonim dari kata “haus” dalam Bahasa Indonesia modern. Artinya, palum menggambarkan kebalikan dari kondisi tubuh yang membutuhkan asupan cairan.
Contoh penggunaan kata ini dapat ditemukan dalam kalimat seperti “Kondisi palum membuat anak lebih tenang”. Kalimat tersebut menggambarkan anak yang merasa cukup cairan sehingga menjadi lebih nyaman.
Kata palum tidak hanya bisa digunakan dalam percakapan informal sehari-hari, tetapi juga dalam tulisan formal. Misalnya, pada artikel tentang kesehatan, pendidikan, hingga topik parenting yang berkaitan dengan kebutuhan dasar.
Masuknya “palum” mencerminkan proses hidupnya bahasa yang terus menyerap makna dari budaya lokal. Penambahan ini menunjukkan bahwa KBBI terbuka terhadap istilah yang relevan dari berbagai suku bangsa Indonesia.
“Palum” memperluas kosakata nasional sekaligus memperkuat identitas multikultural masyarakat Indonesia. Dengan kata ini, bahasa Indonesia menjadi semakin kaya, inklusif, dan mencerminkan keragaman bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....