Tips Menghindari Penipuan di Era Digital
- 08 Jun 2025 12:34 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan kian berkembang pesat, namun juga diikuti dengan berbagai modus kejahatan yang memanfaatkan kecanggihan teknologi.
Berikut beberapa tips untuk tidak menjadi korban penipuan di era yang serba digital:
1. Waspadai Permintaan Data Pribadi
Jangan pernah membagikan data penting seperti:
a. NIK (Nomor Induk Kependudukan)
b. Nomor rekening & OTP
c. Username dan password akun
d. Kode CVV kartu kredit/debit
e. Nama gadis ibu kandung (sering diginakan untuk verifikasi).
Perlu menjadi perhatian, instansi resmi tidak akan meminta informasi ini lewat WA, SMS, atau media sosial.
2. Jangan Mudah Percaya dengan Identitas Palsu
Oknum penipu sering mengaku sebagai pejabat pemerintah, pegawai bank, kurir ekspedisi, lembaga bantuan sosial atau bahkan teman dan keluarga melalui akun palsu. Selalu cek dulu keaslian identitas melalui nomor resmi atau konfirmasi langsung ke instansi atau anggota keluarga.
| Baca juga: Manfaat dan Dampak Buruk dari AI |
3. Jangan Sembarangan Klik Link
Pada umumnya modus yang digunakan melalui link hadiah, promo palsu. Link pengiriman paket atau link verifikasi akun. Selalu pastikan link berasal dari situs resmi (hindari domain aneh seperti .xyz, .icu, atau singkatan mencurigakan).
4. Aktifkan Keamanan Ganda
Lindungi akun email, media sosial, dan aplikasi keuangan dengan verifikasi dua langkah. Walaupun password dibobol, akun tetap aman karena butuh kode tambahan.
5. Periksa Ulang Informasi Promosi dan Hadiah
Bila mendapat pesan “Selamat Anda Menang Hadiah!”, segera cek dan pastikan apalah Anda benar ikut undian. Apakah sumbernya resmi, jangan tergiur dengan janji hadiah atau saldo gratis tanpa bukti yang valid.
| Baca juga: Tips Meningkatkan Minat Baca |
6. Gunakan Sumber Resmi
Untuk informasi kesehatan, keuangan, atau bantuan pemerintah, gunakan hanya saluran resmi seperti situs web .go.id atau .org terpercaya dan aku media sosial terverifikasi (ada centang biru) serta kontak call center resmi.
7. Edukasi Keluarga dan Orang Terdekat
Penipu sering menyasar orang tua atau anggota keluarga yang belum familiar dengan dunia digital. Beri tahu anggota keluarga terdekat tentang cara mengenali penipuan dan bantu mengelola akun digitalnya.
8. Laporkan Segera Bila Menjadi Korban
Jangan diam, segera laporkan ke Kementerian Komunikasi dan digital (komdigi). Pihak kepolisian, bank/platform terkait bila menyangkut keuangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....