Tim Peneliti Temukan 'Fosil Hidup' di Maluku Utara
- 28 Mei 2025 08:36 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Tim gabungan peneliti dari berbagai lembaga berhasil menemukan 'fosil hidup' yang merupakan spesies ikan purba Coelacanth (Latimeria menadoensis) di perairan Maluku Utara. Penemuan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Universitas Pattimura (Unpatti), Underwater Sciencetific Exploration for Education (UNSEEN), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Udayana, dan Universitas Khairun.
Penemuan ini menjadi bagian penting dari eksplorasi ilmiah laut dalam di perairan Indonesia. Gino Limmon, akademisi Unpatti yang juga pemimpin eksplorasi menyampaikan tingginya keanekaragaman hayati di kawasan perairan Maluku Utara.
"Penemuan Coelacanth di perairan Maluku Utara ini membuktikan tingginya keanekaragaman hayati laut di kawasan ini dan menggarisbawahi pentingnya eksplorasi dan konservasi laut dalam," kata ilmuwan kelautan tersebut.
Selain itu Gino juga menyampaikan bahwa zona laut dalam masih menyimpan misteri dan menjadi tempat perlindungan yang penting. "Zona laut dalam masih menyimpan misteri dan berfungsi sebagai tempat perlindungan yang penting bagi spesies purba dan potensi untuk menemukan spesies baru," ucapnya.
Penemuan spesies ikan purba di perairan Maluku Utara menggunakan metode pendokumentasian secara langsung oleh penyelam. Penyelaman dan pendokumentasian di kedalaman 145 meter oleh dua penyelam trimix (campuran oksigen, nitrogen, dan helium) tersebut menjadi yang pertama dilakukan.

'Fosil hidup', spesies ikan purba di perairan Maluku Utara.Foto: Tim peneliti Unpatti, UNSEEN, BRIN, UNUD, dan Unkhair.
Padahal, pendokumentasian sebelumnya spesies ikan tersebut menggunakan Remotely Operated Vehicle (ROV) dan kapal selam. Pendokumentasian ikan purba dengan bantuan alat canggih tersebut dilakukan di pantai utara Sulawesi dan bagian barat Papua Nugini.
Melansir laman Britannica, spesimen hidup Coelacanth pertama sekali ditemukan pada 1938 di Samudera Hindia dekat pantai selatan Afrika. Di Indonesia, penemuan pertama ikan purba tersebut terjadi pada 1998 di Manado, Sulawesi Utara.
Coelacanth hidup sekitar 400 juta tahun yang lalu selama Periode Devonian. Diketahui, fosil Coelacanth yang usianya paling muda berasal dari Periode Kretaseus 145 juta hingga 66 juta tahun yang lalu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....