Defenisi dan Contoh Nyata dari Green Economy

  • 21 Apr 2025 16:58 WIB
  •  Ternate

KBRN,Ternate: Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan saat ini semakin serius mendorong transisi menuju green economy atau ekonomi hijau, bahkan ini masuk dalam program asta cita Presiden Prabowo, ini sebagai solusi untuk menjawab tantangan krisis iklim sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Green economy adalah konsep pembangunan ekonomi yang rendah emisi karbon, efisien dalam penggunaan sumber daya alam, serta inklusif secara sosial. Green economy menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Berikut beberapa contoh nyata dari penerapan Green Economy di berbagai bidang:

1. Energi Terbarukan, seperti pembangkit listrik tenaga surya, tenaga angin, dan tenaga air. Dimana ini menggantikan bahan bakar fosil dengan sumber energi yang ramah lingkungan dan dapat diperbarui.

2. Pertanian berkelanjutan, seperti pertanian organik tanpa pestisida kimia, agroforestry ataupertanian campur hutan), dan irigasi hemat air. Ini dapat mengurangi dampak negatif terhadap tanah dan air, sekaligus menjaga keberlangsungan produksi jangka panjang.

3. Pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, seperti mendaur ulang plastik, bank sampah, dan bisnis yang memproduksi barang dari limbah (upcycling). Ini dapat mengurangi sampah yang berakhir di TPA dan mengubah limbah menjadi nilai ekonomi baru.

4. Pariwisata berkelanjutan, Eco-tourism seperti wisata ke taman nasional dengan prinsip konservasi dan partisipasi masyarakat loka. Ini dapat menjaga kelestarian alam sambil meningkatkan ekonomi lokal tanpa merusak lingkungan.

Green economy menjadi harapan baru untuk masa depan bumi. Dengan komitmen bersama, Indonesia berpeluang besar menjadi pemimpin regional dalam pembangunan ekonomi hijau di Asia Tenggara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....