Dispar Taliabu Gelar Bimtek Tingkatkan Produk Unggulan
- 29 Sep 2026 18:34 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Taliabu - Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, melalui Dinas Parawisata dan Kebudayaan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan pendamping ekonomi kreatif dalam meningkatkan daya saing produk unggulan.
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh usaha kreatif, dan para pelaku usaha UMKM diberbagi desa di Kecamatan Lede Pulau Taliabu, Selasa 29 September 2026.
Kepala Dinas Parawisata Darlin Hamsale, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para pelaku ekraf.
"Guna memperkuat daya saing produk unggulan daerah agar dapat menembus pasar yang lebih luas, mandiri, inovasi dan bersuistanable, sekaligus mendorong kontribusi sektor ekraf terhadap PAD daerah" jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini butuh sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha kreatif untuk memajukan potensi yang dimiliki Taliabu.
"Ekonomi kreatif bukan sekadar menghasilkan produk, melainkan menciptakan nilai tambah dari kearifan lokal kita. Taliabu memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa dari batik, kerajinan tangan, hasil laut, hingga kuliner khas," ujarnya.
Ia menambahkan, tantangannya adalah bagaimana mengemasnya menjadi produk yang bernilai jual tinggi, memiliki standar kualitas, dan dikenal masyarakat luas. Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan satu arah, melainkan pendampingan berkelanjutan.
"Kami ingin setiap peserta pulang dengan rencana usaha yang lebih jelas, kemasan yang lebih baik, pemasaran yang lebih cerdas, dan keberanian untuk melindungi karyanya melalui Hak Kekayaan Intelektual akunya.
Selain itu, para peserta pelaku usaha kreatif dibekali berbagai potensi unggulan seperti inovasi pengembangan produk dan peningkatan kualitas, strategi pemasaran digital dan kemasan produk yang menarik,
Manajemen usaha sederhana dan perizinan (NIB), Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Pendampingan kelompok sesuai subsektor masing-masing.
"Kami dari dinas Parawisata terus berkomitmen untuk melanjutkan program pendampingan secara berkala, memetakan potensi setiap desa, serta menghubungkan pelaku ekraf dengan akses pasar dan pembiayaan yang lebih luas," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....