Dies Natalis ke-25, UNNU Didorong Terus Berinovasi dan Berkontribusi bagi Daerah
- 28 Sep 2026 15:34 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Tidore - Memasuki usia 25 tahun, Universitas Nuku dinilai telah menjadi bagian penting dalam mencerdaskan generasi sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
Hal itu disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam, saat menghadiri Dies Natalis ke-25 Universitas Nuku di halaman kampus Universitas Nuku, Kelurahan Gamtufkange, Senin 28 September 2026.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakannya, Abdul Hakim mengatakan pemerintah daerah memandang perguruan tinggi sebagai mitra penting dalam pembangunan daerah.
Karena itu, kata dia, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, Universitas Nuku, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan.
“Dengan memiliki kekompakan yang erat, tentunya kita akan semakin kuat dan optimistis menghadapi masa depan. Atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, kami menyampaikan selamat Dies Natalis ke-25 kepada Universitas Nuku,” kata Abdul Hakim.
Ia berharap, di usia yang semakin matang, Universitas Nuku terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah.
Abdul Hakim juga berpesan kepada mahasiswa untuk terus belajar, berani berinovasi, menguasai teknologi, serta tidak takut memiliki mimpi besar.
Menurut dia, mahasiswa harus dipersiapkan menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan daerah.
“Masa 25 tahun bagi Universitas Nuku telah menjadi fondasi dan saat ini menjadi momentum untuk melangkah lebih jauh ke masa depan yang semakin baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan selamat atas peluncuran visi dan tagline Universitas Nuku periode 2026-2030.
“Semoga Universitas Nuku semakin maju, pendidikan semakin berkualitas, generasi semakin unggul, dan daerah tercinta ini semakin kuat serta spirit Nuku mampu membawa dampak yang mendunia,” kata Abdul Hakim.
Sementara itu, Ketua Yayasan Universitas Nuku, Asgar Ari Akbar, mengatakan usia 25 tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang yang diwarnai pengabdian, perjuangan, dan harapan.
Menurut Asgar, perjalanan Universitas Nuku tidak terlepas dari cita-cita para pendiri serta kerja keras para pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan berbagai pihak lainnya.
“Universitas Nuku tumbuh dari sebuah cita-cita besar dengan menghadirkan pendidikan tinggi yang memberikan kesempatan kepada anak-anak negeri di wilayah kepulauan untuk belajar, berkembang, dan mengubah masa depannya,” kata Asgar.
Ia mengatakan usia 25 tahun harus menjadi momentum bagi Universitas Nuku untuk tidak hanya melihat perjalanan masa lalu, tetapi juga menatap masa depan dengan keberanian.
“Universitas Nuku tidak boleh berhenti hanya karena telah bertahan selama seperempat abad. Kita harus naik kelas,” ujarnya.
Asgar mengatakan peningkatan tata kelola, mutu akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting yang harus diperkuat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendiri dan seluruh pimpinan terdahulu yang telah meletakkan dasar bagi berdirinya Universitas Nuku.
“Terima kasih pula kepada pemerintah daerah dan seluruh unsur SKPD, para dosen dan tenaga kependidikan, alumni, mahasiswa, mitra kerja, dunia usaha, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang sejak awal hingga hari ini telah memberikan tenaga, pikiran, waktu, bahkan pengorbanannya untuk Universitas Nuku,” katanya.
Rangkaian Dies Natalis ke-25 Universitas Nuku diawali dengan kegiatan jalan sehat yang mengambil titik start di Pantai Tugulufa dan berakhir di kampus Universitas Nuku.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Nuku juga meluncurkan visi periode 2026-2030, yakni Menjadi Universitas Penggerak Inovasi Kepulauan yang Tangguh, Lestari, dan Sejahtera Berlandaskan Spirit Nuku.
Dies Natalis ke-25 Universitas Nuku turut dihadiri Rektor Universitas Nuku, unsur Forkopimda Kota Tidore Kepulauan atau yang mewakili, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, instansi vertikal, civitas akademika Universitas Nuku, alumni, serta mahasiswa.(*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....