Pemkot Tidore Siapkan Strategi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

  • 16 Sep 2026 14:10 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tidore – Pemkot Tidore Kepulauan menyiapkan strategi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus mengendalikan inflasi. Langkah tersebut dibahas dalam Rakor pertumbuhan ekonomi wilayah Maluku, Maluku Utara, dan Papua Tahun 2026.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman mengikuti rakor tersebut bersama sejumlah OPD terkait secara daring. Pertemuan berlangsung dari Ruang Rapat Wali Kota Tidore Kepulauan, Rabu 16 September 2026.

Rakor dipimpin Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Desa dan Pembangunan Perbatasan, Prof. Hoiruddin Hasibuan. Pembahasan diarahkan pada upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sesuai kebijakan pemerintah pusat.

Ahmad Laiman mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal menindaklanjuti instruksi Presiden terkait pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah daerah diminta menyusun strategi berdasarkan kondisi dan potensi ekonomi masing-masing wilayah.

Menurut Ahmad, optimalisasi APBD diperlukan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan menjaga stabilitas harga. Karena itu, OPD terkait diminta menyiapkan langkah yang berdampak langsung terhadap perekonomian daerah.

“Hari ini Kota Tidore bersama kabupaten/kota lainnya melakukan pertemuan awal untuk membuat strategi di masing-masing daerah. Strategi tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga target nasional dapat tercapai dengan baik,” kata Wawali Ahmad Laiman.

Ahmad meminta OPD terus menghadirkan terobosan yang mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di Kota Tidore Kepulauan.

Langkah tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi perekonomian daerah.

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah daerah juga diminta mengambil langkah konkret mengendalikan inflasi. Pengendalian harga menjadi bagian penting dalam menjaga daya beli masyarakat di daerah.

Setiap kabupaten dan kota akan menyusun langkah strategis berdasarkan kondisi ekonomi wilayah masing-masing. Strategi tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri sebagai bahan tindak lanjut.

“Selanjutnya bagaimana kita dapat mempersiapkan data-data yang ada. Langkah-langkah strategis nantinya akan disampaikan ke Kemendagri,” ucap Wawali.

Menurut Ahmad, data daerah menjadi salah satu dasar dalam menyusun kebijakan percepatan ekonomi. Data tersebut diperlukan agar strategi yang dirancang sesuai dengan kondisi riil masing-masing wilayah.

Ia berharap berbagai strategi dan terobosan tersebut mampu memperkuat perekonomian Kota Tidore Kepulauan. “Kita berharap terobosan ini akan membantu pertumbuhan ekonomi ke depan lebih baik lagi,” kata Ahmad.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....