Halbar Salurkan Bibit Jagung Kementan untuk 1.400 Hektare Lahan
- 16 Sep 2026 11:00 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Halmahera Barat – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat menyalurkan bantuan bibit jagung dari Kementerian Pertanian. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan lahan pertanian seluas 1.400 hektare.
Bupati Halmahera Barat James Uang menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah kelompok tani. Penyerahan berlangsung di wilayah binaan Kabupaten Halmahera Barat, Selasa 15 September 2026.
James mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian penguatan sektor pertanian dan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. "Selaku pemerintah daerah, saya menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia yang begitu konsisten mendorong program ketahanan pangan. Program tersebut bagi masyarakat Indonesia, termasuk di Halmahera Barat," kata James.
James berharap petani memanfaatkan bibit secara optimal sejak penanaman hingga pemeliharaan. Ia menargetkan dukungan tersebut dapat meningkatkan produksi dan pendapatan petani jagung.
"Kepada para petani, saya berharap bibit yang diberikan ini benar-benar ditanam dan dirawat dengan baik hingga dapat dipanen. Harapan pemerintah adalah terjadi peningkatan produksi serta produktivitas petani jagung di Halmahera Barat," ujarnya.
Penerima bantuan berasal dari sejumlah desa di Halmahera Barat. Desa tersebut meliputi Gamlamo, Marimabati, Acango, Bobo Jiko, Soakonora, Bobo, Payo, dan Jalan Baru.
Penerima lainnya berasal dari Gufasa, Hatebicara, Akediri, Tedeng, Porniti, Payo Tengah, serta sejumlah wilayah binaan lainnya. Penyaluran diarahkan untuk mendukung pengembangan tanaman jagung pada lahan pertanian masyarakat.
James mengingatkan agar bantuan tidak hanya dipandang sebagai dukungan jangka pendek. "Saya mengajak seluruh masyarakat petani yang hadir untuk menerima dan memanfaatkan bantuan ini dengan penuh kesadaran. Bibit yang diberikan harus dijaga, ditanam, dan dikembangkan dengan baik," katanya.
Selain jagung, Pemkab Halmahera Barat memperoleh dukungan pengembangan sejumlah komoditas perkebunan. Dukungan tersebut mencakup bibit kelapa dan komoditas pala.
James mengatakan sebanyak 1.300 bibit kelapa akan disalurkan kepada 1.300 petani dalam waktu dekat. Program tersebut juga mencakup dukungan pengembangan komoditas pala bagi masyarakat.
"Dalam waktu dekat akan ada 1.300 bibit kelapa yang dibagikan kepada 1.300 petani. Selain kelapa, dukungan tersebut juga mencakup komoditas pala," kata James.
Menurut James, pemerintah juga menyiapkan dukungan biaya tanam melalui Kementerian Pertanian. Bantuan tersebut diharapkan berkembang menjadi usaha produktif, tidak berhenti pada distribusi bibit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....