Bupati Halut Minta ASN Efisien Kelola Anggaran dan Waspadai Karhutla

  • 31 Agt 2026 17:04 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Halmahera Utara — Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua meminta ASN meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Ia juga meminta setiap program pembangunan disusun berdasarkan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

Arahan tersebut disampaikan Piet Hein Babua saat memimpin Apel Pagi ASN Pemkab Halmahera Utara, Senin 31 Agustus 2026. Apel berlangsung di Halaman Kantor Bupati Halmahera Utara dan diikuti jajaran aparatur sipil negara lingkup pemerintah daerah.

Piet meminta pimpinan OPD menyusun program secara rasional dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah yang tersedia. Program seremonial dan belum mendesak diminta dikurangi agar anggaran diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Buatlah program yang berkualitas. Semua program harus berdasarkan kemampuan keuangan daerah,” ujar Piet. Bupati menegaskan setiap kegiatan harus memiliki dukungan anggaran agar tidak mengganggu pengelolaan keuangan daerah.

Piet menjelaskan, penetapan transfer pemerintah pusat untuk Tahun Anggaran 2027 hingga kini belum tersedia. Karena itu, penyusunan sementara masih mengacu pada pagu anggaran sebelumnya sebagai dasar perencanaan program.

Selain anggaran, Piet mengingatkan pemerintah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Kewaspadaan diperlukan karena kondisi cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga Oktober di wilayah Halmahera Utara.

Dalam dua pekan terakhir, sejumlah titik api cukup besar terpantau, terutama wilayah selatan seperti Kao dan sekitarnya. Pemerintah daerah telah membentuk satuan tugas dan membagi tugas OPD berdasarkan zona, kecamatan hingga desa.

Penanganan karhutla tersebut melibatkan unsur Forkopimda untuk memperkuat koordinasi dan respons terhadap potensi kebakaran. “Masyarakat diminta berhati-hati menggunakan api dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran,” katanya.

Piet juga menekankan kedisiplinan dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik harus tetap berjalan baik tanpa bergantung pada kehadiran pimpinan daerah.

ASN diminta bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam menjalankan roda pemerintahan daerah. Ia mengingatkan agar aparatur tidak membangun pola kerja yang hanya berorientasi pada figur pimpinan.

Menutup arahannya, Piet mengapresiasi ASN yang tetap menjalankan tugas dan melayani masyarakat di tengah berbagai keterbatasan. “Jangan mempersulit masyarakat. Semua yang kita lakukan tetap berada pada koridor,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....