Kunjungan Dubes Singapura Buka Peluang Kerja Sama dengan Halmahera Utara

  • 07 Agt 2026 09:53 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tobelo - Kunjungan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, ke Kabupaten Halmahera Utara menjadi langkah awal terjalinnya peluang kerja sama antara Pemerintah Singapura dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara di berbagai sektor. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM), peningkatan kapasitas aparatur pemerintah, hingga pengembangan ekonomi daerah.

Pertemuan berlangsung di Ruang Meeting Fredy Tjandua, Lantai II Kantor Bupati Halmahera Utara, pada Kamis 6 Agustus 2026, dan dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah E.J. Papilaya, para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, kepala bagian Setda, perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua, menyampaikan bahwa hubungan antara Halmahera Utara dan Singapura berawal dari tragedi erupsi Gunung Dukono pada Mei 2026. Menurutnya, musibah tersebut mempertemukan kedua pihak dalam semangat kemanusiaan melalui proses pencarian dan evakuasi korban yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, relawan, hingga masyarakat.

“Peristiwa itu mengajarkan kepada kita bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas negara. Karena itu saya mengatakan Halmahera Utara dan Singapura kini adalah saudara,” ujar Bupati.

Sebagai tindak lanjut, Bupati mengungkapkan akan menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengidentifikasi sektor-sektor yang memiliki potensi kerja sama dengan Pemerintah Singapura.

Setelah pemetaan tersebut selesai, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berencana melakukan kunjungan balasan ke Kedutaan Besar Singapura di Jakarta guna membahas peluang kolaborasi secara lebih konkret.

Sementara itu, Duta Besar Singapura, Kwok Fook Seng, menyampaikan apresiasi atas profesionalisme Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara beserta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan tragedi erupsi Gunung Dukono.

Ia mengaku terkesan dengan dedikasi pemerintah daerah, aparat keamanan, Basarnas, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat yang bekerja tanpa mengenal lelah dalam proses pencarian dan evakuasi korban.

“Atas nama Pemerintah Singapura, Kedutaan Besar Singapura di Jakarta, dan keluarga para korban, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Halmahera Utara atas bantuan dan kepedulian yang diberikan,” katanya.

Selain menyampaikan apresiasi, Kwok juga menawarkan peluang kerja sama melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan kapasitas (capacity building) yang rutin diselenggarakan Pemerintah Singapura bagi aparatur pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir dua relawan lokal, Kiril Tatambane dan Rustamin Juanga, yang berperan penting dalam proses pencarian hingga ditemukannya jenazah warga negara Singapura di kawasan Gunung Dukono. Kehadiran keduanya mendapat apresiasi khusus sebagai simbol kepedulian, solidaritas, dan semangat kemanusiaan masyarakat Halmahera Utara.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pertukaran cenderamata antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan Duta Besar Singapura, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai penanda eratnya hubungan dan komitmen untuk membangun kerja sama di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....