Wabup Halut Perkuat Sinergi Lintas Sektor Turunkan Stunting
- 23 Jul 2026 14:25 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Halmahera Utara - Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, secara resmi membuka Kegiatan Koordinasi Advokasi Lintas Sektor Program INEY II Kabupaten Halmahera Utara di Tobelo, Selasa 21 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen dan sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Halmahera Utara melalui kolaborasi Pemerintah Daerah bersama Poltekkes Kementerian Kesehatan Ternate sebagai pelaksana Program INEY II.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad, menyampaikan apresiasi kepada Poltekkes Kemenkes Ternate yang selama ini konsisten mendampingi Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dalam pelaksanaan berbagai program percepatan penurunan stunting.
“Kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian kita bersama terhadap investasi masa depan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini,” ujar Kasman.
Kasman mengungkapkan, kerja sama seluruh pemangku kepentingan telah membuahkan hasil yang membanggakan. Kabupaten Halmahera Utara berhasil meraih Juara II Regional Indonesia Timur dalam capaian penurunan stunting dan menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Maluku Utara yang secara konsisten menunjukkan tren penurunan angka stunting sejak survei dilakukan.

Meski demikian, Kasman menegaskan bahwa capaian tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Menurutnya, keberhasilan tersebut justru menjadi motivasi untuk terus memperkuat upaya penurunan stunting secara berkelanjutan.
Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Halmahera Utara tercatat sebesar 21,8 persen. Pemerintah daerah menargetkan angka tersebut turun menjadi 17,5 persen pada tahun 2026.
Untuk mencapai target tersebut, Wakil Bupati menekankan pentingnya penguatan komitmen seluruh perangkat daerah tanpa mengedepankan ego sektoral.
Ia meminta Bappeda, Dinas Kesehatan, DPMD, Dinas Pendidikan, para camat hingga kepala desa terus mengawal integrasi program percepatan penurunan stunting.
Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi pemanfaatan data SIGIZI sebagai dasar penyusunan intervensi gizi, sehingga bantuan dan program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran bagi keluarga yang membutuhkan. Keberadaan Program INEY II dapat terus dioptimalkan sebagai instrumen percepatan pencapaian target penurunan stunting di Halmahera Utara.
“Saya berharap forum ini menghasilkan rencana aksi yang konkret serta kesepakatan bersama yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan. Dengan demikian, prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan demi mewujudkan generasi Halmahera Utara yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Poltekkes Kemenkes Ternate, pimpinan OPD terkait, para camat, kepala desa, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Halmahera Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....