Tidore Libatkan Burung Indonesia dalam Penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati

  • 14 Jul 2026 18:33 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tidore – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama Burung Indonesia terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati (Kehati). Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Tim Penyusun Profil Keanekaragaman Hayati Kota Tidore Kepulauan yang dipimpin Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa 14 Juli 2026.

Dalam arahannya, Ahmad Laiman menegaskan bahwa penyusunan Profil Kehati bukan sekadar memenuhi kebutuhan dokumen perencanaan, melainkan menjadi langkah strategis untuk menjaga dan melestarikan kekayaan alam yang dimiliki Kota Tidore Kepulauan.

Menurutnya, Tidore masih memiliki kawasan dengan kondisi alam yang relatif alami dan kaya akan keanekaragaman hayati. Karena itu, upaya konservasi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kekayaan tersebut tetap terjaga bagi generasi mendatang.

"Kota Tidore Kepulauan masih memiliki kekayaan alam yang sangat alami. Ke depan, kita harus benar-benar melakukan konservasi untuk menjaga keanekaragaman hayati yang ada di wilayah ini," kata Ahmad Laiman.

Ia berharap penyusunan Profil Kehati dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga menjadi dasar dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan.

"Pemerintah Kota Tidore berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, sehingga generasi mendatang tetap dapat menikmati keindahan alam dan kekayaan keanekaragaman hayati yang dimiliki Tidore," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tidore Kepulauan Abdul Muis menjelaskan, rapat koordinasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh pihak yang terlibat, mengoordinasikan peran dan tanggung jawab masing-masing, serta membahas kebutuhan data, metode penyusunan, hingga rencana pelaksanaan penyusunan Profil Kehati.

Ia berharap dokumen yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan keanekaragaman hayati di Kota Tidore Kepulauan.

"Kami berharap penyusunan profil ini menghasilkan dokumen yang berkualitas dan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengelolaan keanekaragaman hayati di Kota Tidore Kepulauan," kata Abdul Muis.

Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi yang disampaikan Koordinator Burung Indonesia Wilayah Kepulauan Maluku–Maluku Utara, Benny Siregar.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama Burung Indonesia telah melaksanakan *overview* dan *kick-off* awal penyusunan Profil Keanekaragaman Hayati melalui pengumpulan data awal. Saat ini, proses penyusunan memasuki tahap pengembangan profil yang membutuhkan dukungan data dari berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan di Kota Tidore Kepulauan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....