Haltim Usulkan Pabrik Kelapa, Kementan Minta Proposal Resmi

  • 24 Jun 2026 13:14 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Jakarta — Usulan pembangunan pabrik pengolahan kelapa dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur mendapat respons awal Kementerian Pertanian.

Respons tersebut muncul dalam pertemuan antara Bupati Halmahera Timur dan Direktur Jenderal Perkebunan di Jakarta, Rabu 24 Juni 2026.

Pemerintah daerah mengajukan pembangunan fasilitas pengolahan untuk memperkuat hilirisasi komoditas kelapa yang berkembang pesat. Selain pabrik pengolahan, bantuan bibit kelapa juga diusulkan guna meningkatkan produktivitas perkebunan masyarakat setempat.

Data yang dipaparkan menunjukkan luas perkebunan kelapa eksisting mencapai 45.602 hektare di wilayah Halmahera Timur.

Daerah tersebut juga memiliki potensi pengembangan lahan perkebunan kelapa seluas 48.843 hektare pada masa mendatang.

Menanggapi usulan itu, Direktorat Jenderal Perkebunan meminta pemerintah daerah segera melengkapi persyaratan administrasi pendukung. Dokumen tersebut berupa surat resmi beserta data potensi perkebunan yang telah dipresentasikan dalam pertemuan.

Sekretaris Daerah Ricky Chairul Ricfat berharap usulan pembangunan pabrik kelapa memperoleh perhatian pemerintah pusat kedepannya. Menurutnya, keberadaan industri pengolahan akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi petani dan masyarakat daerah.

“Kami berharap usulan ini dapat ditindaklanjuti agar pengembangan sektor perkebunan berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” ujarnya. “Jika belum terealisasi tahun ini, semoga program tersebut dapat masuk agenda pembangunan pemerintah pada tahun depan.”

Keberadaan pabrik pengolahan dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap penjualan bahan baku mentah selama ini. Industri hilir juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas kelapa.

Sekda tegaskan, usulan tersebut menjadi bagian strategi daerah dalam mempercepat transformasi ekonomi berbasis sumber daya perkebunan unggulan. Karenanya, kata sekda,

Pemerintah daerah berharap dukungan pusat dapat mempercepat terwujudnya rantai industri kelapa yang lebih kuat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....