Wabup Halteng Pimpin Pencanangan Sensus Ekonomi Tahun 2026
- 22 Jun 2026 20:58 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Halmahera Tengah - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara melaksanakan Pencanangan Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Halmahera Tengah, Senin 22 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, dihadiri oleh para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Halmahera Tengah beserta jajaran,serta petugas Sensus Ekonomi 2026.
Dalam laporannya, Kepala BPS Kabupaten Halmahera Tengah Muhamad Budiman Johra, menyatakan bahwa Sensus Ekonomi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali.
“Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memotret kondisi dan potensi ekonomi daerah, termasuk karakteristik usaha mikro dan kecil (UMK), sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Untuk menjamin cakupan pendataan yang menyeluruh, BPS Kabupaten Halmahera Tengah telah menyiapkan sebanyak 68 personel yang terdiri dari Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan Pengawas/Pemeriksa Lapangan (PML). Seluruh petugas merupakan putra-putri daerah Halmahera Tengah yang telah mengikuti pelatihan teknis dan dinyatakan lulus 100 persen
Petugas akan melaksanakan pendataan mulai Juli hingga Agustus 2026 dengan metode door to door atau dari rumah ke rumah dan bangunan ke bangunan. Dalam menjalankan tugasnya, seluruh petugas wajib menggunakan atribut resmi berupa rompi Sensus Ekonomi 2026, kartu identitas, dan surat tugas resmi dari BPS guna menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat.
Sementara itu Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, dalam arahannya menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk melihat perubahan struktur ekonomi daerah yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan transformasi digital.
Menurutnya, aktivitas ekonomi saat ini tidak lagi terbatas pada ruang-ruang fisik seperti pasar, toko, atau pabrik, tetapi telah berkembang ke sektor digital yang semakin memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sensus Ekonomi 2026 hadir sebagai kompas pembangunan ekonomi untuk sepuluh tahun ke depan. Data yang akurat, berkualitas, dan mutakhir akan menjadi fondasi utama pemerintah dalam merumuskan kebijakan, mendorong pertumbuhan UMKM, meningkatkan investasi, serta menciptakan lapangan kerja,” ujar Ahlan.
Wakil Bupati juga berpesan kepada seluruh petugas lapangan agar menjaga integritas, profesionalisme, dan kejujuran dalam menjalankan tugas pendataan.
Selain itu, petugas diminta mengedepankan pendekatan yang humanis dan komunikatif kepada masyarakat serta pelaku usaha dengan memberikan penjelasan yang santun, sabar, dan mudah dipahami mengenai tujuan pelaksanaan sensus.
“Yakinkan masyarakat bahwa data yang diberikan dijamin kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik,” ucapnya.
Ahlan juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama bertugas di lapangan serta selalu menggunakan atribut resmi agar masyarakat dapat mengenali petugas dengan mudah.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengajak seluruh aparatur pemerintah, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa, untuk mendukung dan membantu menyosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kepada masyarakat dan pelaku usaha.
“Pencanangan hari ini merupakan simbol komitmen bersama dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Mari kita dukung pelaksanaan sensus ini agar menghasilkan data yang berkualitas demi pembangunan Halmahera Tengah yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.
Sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Halmahera Tengah, Wakil Bupati Ahlan Djumadil secara simbolis memasangkan rompi dan kartu identitas kepada petugas sensus yang akan bertugas di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....