TP-PKK Halteng Dorong Inovasi Olahan Laor untuk Cegah Stunting
- 10 Jun 2026 19:16 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Halmahera Tengah – Pemanfaatan laor sebagai pangan bergizi dan bernilai ekonomi menjadi fokus utama Lomba Masak Serba Laor. Kegiatan yang digelar di Kecamatan Patani Utara itu menjadi wadah mendorong inovasi kuliner berbasis pangan lokal.
Sebanyak sepuluh regu dari Tim Penggerak PKK desa se-Kecamatan Patani Utara mengikuti perlombaan tersebut dengan antusias. Masing-masing regu menampilkan beragam kreasi olahan laor yang menarik, inovatif, dan memiliki nilai gizi tinggi.

Kegiatan hasil kolaborasi TP-PKK dan Dinas Perikanan Kabupaten Halmahera Tengah itu berlangsung pada Minggu 7 Juni 2026. Tema yang diangkat adalah peningkatan gizi masyarakat dan pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal.
Ketua TP-PKK Kabupaten Halmahera Tengah, Rallia Ikram, menilai laor memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas. Selain menjadi sumber protein alami, laor juga memiliki nilai budaya dan ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Menurutnya, selama ini laor lebih banyak dikonsumsi secara sederhana tanpa proses pengolahan yang beragam dan kreatif. Padahal, bahan pangan tersebut dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang memiliki daya saing ekonomi.

Berbagai produk seperti abon, nugget, keripik, hingga makanan kemasan berpotensi dikembangkan dari bahan baku laor. Inovasi tersebut dinilai mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperluas pemanfaatan hasil perikanan daerah.
“Melalui ajang ini, kita ingin membuktikan bahwa bahan baku lokal dapat diolah menjadi produk kuliner modern,” ujar Rallia. Menurutnya, kreativitas masyarakat perlu terus didorong tanpa meninggalkan cita rasa khas Halmahera Tengah.
Ia berharap laor tidak hanya dimanfaatkan sebagai makanan musiman, tetapi menjadi produk unggulan daerah yang berkelanjutan. Pengembangan produk lokal dinilai penting untuk mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Lomba tersebut dibuka Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Husain Ali yang mewakili Bupati Halmahera Tengah. Kegiatan turut dihadiri Ketua DWP Halteng, anggota TP-PKK, camat, kepala OPD, dan pemerintah desa.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap pemanfaatan laor semakin mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah pesisir. Selain meningkatkan kualitas gizi keluarga, pengembangan laor juga diharapkan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....