Orang Tua Siswa Minta Jabatan Kepsek SMP Negeri 2 Sula Dikembalikan

  • 20 Mei 2026 13:15 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sanana – Sejumlah warga Desa Kaporo, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula menggelar aksi sebagai bentuk penolakan terhadap pergantian Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kaporo. Aksi tersebut berlangsung emosional hingga memicu pemboikotan aktivitas sekolah oleh sejumlah orang tua wali murid.

Dalam aksi itu, massa yang didominasi orang tua wali murid menuntut agar mantan Kepala SMP Negeri 2 Kaporo, Jailan Sibela, segera dikembalikan untuk memimpin sekolah tersebut. Mereka menilai sosok Jailan masih layak memimpin dan menolak kehadiran kepala sekolah baru yakni, Muin Fataruba.

Para wali murid juga meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula, Marini Nur Ali, segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat agar situasi di lingkungan sekolah kembali kondusif.

Sementara itu, Jailan Sibela saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui adanya aksi penolakan tersebut. Ia mengatakan baru mengetahui informasi tersebut setelah melihat video yang dibagikan melalui grup WhatsApp.

“Kemarin saya sudah menerima SK mutasi ke SMP Desa Auponhia. Sedangkan aksi yang digelar oleh sejumlah wali murid itu saya tidak mengetahuinya,” ujar Jailan, Rabu 20 Mei 2026.

Terpisah, Farid Gelamona, salah seorang warga Desa Kaporo menyampaikan, warga menilai Jailan merupakan seorang Kepsek yang bertanggung jawab atas sekolah yang ia pimpin. Buktinya, meski dengan kondisi anggaran sekolah yang terbatas, namun ia mampu mengurus segala fasilitas sekolah.

“Kepsek Jailan Sibela walaupun dengan anggaran yang serba terbatas tapi beliau mampu membuat satu buah lapangan voli di lokasi sekolah, bahkan halaman dan bangunan sekolah pun bersih. Bahkan, siswa SD yang lulus sekolah para orang tua memilih sekolahkan anaknya di SMP Negeri 2 tersebut. Semua itu karena kepsek adalah Jailan Sibela," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula terkait tuntutan warga maupun langkah yang akan diambil untuk menyikapi persoalan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....