JCH Malut yang Tertunda Didampingi Langsung Kakanwil Kemenhaj ke Makassar

  • 05 Mei 2026 20:34 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Pelayanan terhadap jemaah calon haji (JCH) asal Maluku Utara terus dilakukan secara maksimal dan profesional oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD), termasuk kepada jemaah yang sempat mengalami kendala kesehatan.

Salah satu JCH, Latuwo Mappe Kulu, yang sebelumnya tertunda keberangkatannya, kini telah diberangkatkan menuju Tanah Suci setelah dinyatakan pulih.

Mappe awalnya tergabung dalam kloter 15 yang dijadwalkan berangkat dari Embarkasi Makassar melalui Bandara Kualanamu, Medan, pada 2 Mei 2026. Namun, keberangkatannya harus ditunda karena menjalani perawatan di RSUD Chasan Boesoirie, Ternate.

Setelah beberapa hari menjalani perawatan, kondisi kesehatannya membaik dan ia diizinkan kembali ke rumah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Maluku Utara, Muhammad Zaber Wahid, mengatakan pihaknya langsung memastikan kondisi jemaah tersebut usai mengantar kloter 13 dan 15.

Ia bahkan mendatangi langsung kediaman Mappe untuk memastikan kesiapan keberangkatan.”Pak Latuwo punya kesehatan sudah agak bagus, tapi beliau maunya berangkatnya Senin,” ujar Zaber saat dikonfirmasi rri.co.id, Selasa 5 Mei 2026.

Ia kemudian berkoordinasi dengan pihak embarkasi di Makassar yang menyarankan agar Mappe sudah tiba lebih awal untuk menjalani observasi kesehatan.

“Embarkasi sarankan kalau bisa hari Minggu beliau sudah ada di sini supaya diobservasi. Saya bilang pokoknya besok berangkat sama saya,” katanya.

Setibanya di Makassar, Mappe langsung menjalani pemeriksaan di klinik embarkasi. Meski awalnya dijadwalkan observasi selama enam jam, tim medis menyatakan kondisinya sudah stabil sehingga ia diperbolehkan langsung beristirahat di Asrama Haji.

Selanjutnya, Mappe bergabung dengan jemaah kloter 20 sebelum akhirnya diberangkatkan ke Tanah Suci.”Alhamdulillah tadi sudah berangkat. Sore tadi sebelum magrib saya terima kabar beliau sudah kirim foto, sementara ini sudah di Kualanamu,” kata Zaber.

Ia memperkirakan Mappe akan tiba di Madinah sekitar pukul 21.00 waktu setempat, mengikuti jadwal penerbangan sebelumnya.

Meski belum bisa langsung bergabung dengan kloter awal di Madinah, Mappe direncanakan akan menyusul dan berkumpul bersama rombongannya di Makkah.

“Di Madinah mungkin terpisah hotel, tapi nanti di Makkah baru akan bergabung dengan kloter 15,” ucapnya.

PPIHD Maluku Utara memastikan seluruh proses pelayanan, termasuk penanganan jemaah dengan kondisi khusus, dilakukan secara optimal demi kelancaran ibadah haji tahun ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....