PPIHD Malut Pastikan Kesiapan Pemberangkatan JCH 2026 Rampung
- 16 Apr 2026 20:47 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Provinsi Maluku Utara memastikan seluruh persiapan operasional pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2026 telah mencapai 100 persen, mulai dari transportasi udara, akomodasi, layanan kesehatan, hingga skema antisipasi keadaan darurat.
Ketua PPIHD Maluku Utara, Asrul Gailea, mengatakan kesiapan angkutan udara bersama maskapai Sriwijaya Air telah sesuai jadwal yang disepakati.
Ia menjelaskan, calon jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 13 dijadwalkan berangkat pada 29 April 2026, sedangkan Kloter 15 akan diberangkatkan pada 30 April 2026.
“Kesiapan angkutan udara Sriwijaya Air 100 persen sesuai jadwal yang telah disepakati. Kloter 13 berangkat tanggal 29 April dan Kloter 15 tanggal 30 April 2026,” ujar Asrul saat dihubungi rri.co.id, di Ternate, Kamis 16 April 2026.
Selain transportasi udara, panitia juga memastikan layanan penanganan darat (ground handling) di Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar, telah siap sepenuhnya melalui kerja sama dengan PT Menara.
Menurut Asrul, jemaah asal Maluku Utara nantinya tidak akan melewati jalur umum penumpang, melainkan menggunakan jalur khusus melalui pintu belakang terminal. Bus penjemput akan langsung menjemput jemaah di area parkir pesawat dan membawa mereka menuju Asrama Haji Sudiang.
Skema tersebut disiapkan untuk mempermudah mobilitas jemaah, terutama lanjut usia, agar perjalanan menuju lokasi transit lebih nyaman dan efisien.
Dari sisi kesehatan, PPIHD juga menyiapkan layanan khusus bagi jemaah berusia di atas 60 tahun. Panitia akan memberikan pendampingan intensif, termasuk penyediaan kursi roda bagi jemaah yang membutuhkan.
“Untuk kesiapan seksi kesehatan terutama bagi jemaah yang usianya di atas 60 tahun dilakukan penanganan khusus. Bahkan panitia juga telah menyiapkan sejumlah kursi roda bagi jemaah yang membutuhkan,” katanya.
Sementara itu, kesiapan akomodasi di Asrama Haji Ngade, Ternate, disebut telah rampung 100 persen. Para calon jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama pada 28 April 2026 sebelum diberangkatkan ke embarkasi.
PPIHD juga menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi kondisi kahar (force majeure) di Bandara Babullah Ternate, seperti gangguan cuaca ekstrem atau bencana alam yang menghambat pendaratan pesawat.
Sebagai alternatif, panitia telah menyiapkan Bandara Sam Ratulangi Manado dan Bandara Kuabang Kao, Halmahera Utara, sebagai opsi pengalihan penerbangan.
Untuk rangkaian seremoni, apel siaga pemberangkatan dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026, sedangkan acara pelepasan resmi jemaah haji akan digelar pada 27 April 2026.
Guna mendukung kelancaran kegiatan tersebut, panitia juga menyiapkan kartu identitas khusus bagi tamu undangan, termasuk pejabat daerah, Forkopimda, anggota DPR, dan pihak terkait lainnya. Langkah itu dilakukan agar koordinasi di lapangan berjalan tertib serta menghindari kesalahpahaman antara tamu undangan dan petugas pengamanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....