Lion Air Bakal Angkut Jemaah Haji Maluku Utara

  • 14 Apr 2025 07:56 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate : Persiapan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Provinsi Maluku Utara terus dilakukan menghadapi pelaksanaan ibadah haji musim haji tahun 1446 H / 2025 M. Untuk pengangkutan Calon Jemaah Haji (CJH) Maluku Utara ke embarkasi Makasar telah ditetapkan penerbangan carter menggunakan maskapai Lion Air untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji.

Ketua PPIHD Maluku Utara yang juga Asisten I Setda, Kadri Laetje kepada rri.co.id Senin (14/4/2025) mengatakan, sampai saat ini kesiapan PPIHD berjalan sesuai kegiatan yang sudah direncanakan melalui bidang tugasnya. sementara untuk keberangkatan CJH menggunakan pesawat Carter Lion Air.

"Untuk keberangkatan calon jemaah haji tahun ini telah ditetapkan Gubernur. Kita tetap gunakan penerbangan carter Lion Air untuk memberangkatkan jemaah dari Bandara Sultan Babullah Ternate menuju ke Bandara embarkasi Sultan Hasanuddin Makassar,” ujar Kadri.

Keputusan ini kata Kadri, merupakan komitmen Pemerintah Maluku Utara, khususnya Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur H. Sarbin Sehe, dalam memastikan kenyamanan dan keamanan ibadah haji bagi seluruh jemaah asal Maluku Utara.

Proses ini berlaku tidak saja pada pemberangkatan tetapi juga untuk pemulangan para jemaah dari Makassar menuju Ternate juga menggunakan carter pesawat Lion Air, untuk memastikan jemaah tidak mengalami kendala atau kelelahan akibat transit berkepanjangan.

Menurut Kadri, PPIHD Maluku Utara akan berangkar ke Jakarta pada tanggal 15 April 2025 untuk melakukan penandatanganan kontrak resmi dengan manajemen pusat Lion Air. Dana untuk keperluan carter ini sudah disiapkan dan berada di kas panitia.

“Panitia sudah siap. Selasa, kami akan berangkat ke Jakarta untuk kontrak dengan Lion Air pusat. Dana carter sudah tersedia di kas panitia. Tidak ada kendala soal anggaran,” ujar Kadri.

“Kami sudah pernah mengundang perwakilan GM Garuda Maluku Utara dan maskapai lain seperti Batik, Lion, dan Sriwijaya. Mereka melakukan presentasi di hadapan panitia. Dari situ, kita nilai semuanya secara objektif,” ujar Kadri.

Berdasarkan berbagai pertimbangan teknis dan efisiensi layanan, Lion Air akhirnya dipilih karena dianggap paling siap dan sesuai dengan kebutuhan jemaah haji Maluku Utara.

Tahun ini, jumlah jemaah haji Maluku Utara mencapai 1.067 orang. Mengingat angka ini cukup besar dan banyak di antaranya adalah lanjut usia, panitia menaruh perhatian serius terhadap aspek layanan kesehatan.

Saat ini, fokus kami juga pada bidang kesehatan. Kami memperbanyak tenaga medis untuk mendampingi jemaah sejak pemberangkatan, selama di Arab Saudi, hingga proses pemulangan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara intensif.

Sementara untuk kerja panitia PPIHD saat ini dijalankan dengan mengusung moto pelayanan: Kesehatan, Keamanan, Kenyamanan, dan Keselamatan.

Seluruh masyarakat Maluku Utara diharapkan agar proses pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar, agar para jemaah haji berangkat dan pulang dalam kondisi sehat, selamat, dan mendapatkan haji yang mabrur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....