Mengalami Luka Tusuk, Seorang Nelayan di Taliabu Meninggal Dunia
- 31 Jul 2026 12:40 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Bobong – Seorang nelayan bernama La Panga (63), meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk pada bagian dada dalam perkelahian di Dusun Nabi, Desa London, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 30 Juli 2026 sekitar pukul 23.30 WIT. Korban diduga ditikam menggunakan senjata tajam berupa pisau oleh seorang pria berinisial ABD (60), warga Desa London.
Berdasarkan laporan kepolisian, sebelum kejadian korban dan pelaku diketahui sama-sama mengonsumsi minuman keras jenis saguer atau tuak. Usai mengonsumsi minuman keras, korban kemudian mengajak pelaku untuk menonton acara adat tarian Cakalele di Desa Dege. Namun, ajakan tersebut ditolak pelaku karena waktu sudah larut malam dan pelaku memilih untuk beristirahat. Penolakan tersebut kemudian memicu adu mulut yang berujung pada perkelahian antara korban dan pelaku.
Dalam perkelahian tersebut, pelaku diduga mengeluarkan sebilah pisau yang diselipkan di pinggang dan menusukkannya ke arah korban hingga mengenai bagian dada sebelah kiri. Perkelahian kemudian diketahui warga setempat dan salah seorang warga memanggil anak pelaku, Arno Abdul, untuk melerai keduanya.
Setelah perkelahian berhasil dipisahkan, pelaku dibawa ke rumah anaknya, sementara korban yang mengalami luka tusuk kemudian dibawa warga ke rumah keluarganya di Desa London. Setibanya di rumah, korban mengalami sesak napas dan akhirnya meninggal dunia.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Persiapan Gela langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pelaku. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polres Pulau Taliabu untuk menjalani proses hukum.
"Kepolisian juga melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga korban untuk mencegah terjadinya aksi balas dendam," ujar, Kapolsek Imran Husaleka, Jumat 2026.
Ia menyatakan, pihak keluarga korban disebut telah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polres Pulau Taliabu dan berharap pelaku mendapatkan hukuman sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Sementara itu, jenazah korban rencananya dimakamkan hari ini di Desa Jorjoga. Polisi juga masih melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....