Pelajar Punya Peran Strategis dalam Ekosistem Ananda Bersinar
- 18 Jun 2026 06:23 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan melalui kegiatan dialog. Dengan tema "Memahami Posisi Strategis Pelajar dalam Ekosistem Ananda Bersinar".
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Katim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Maluku Utara, Drs. H. Hairudin Umaternate, M.Si., Kepala SMAN 2 Ternate, Amiruddin S. Radjilun, S.Pd., serta Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNP Maluku Utara, Dewi O. Eka Putri, S.Psi., M.Han. bertempat di Lab Fisika SMAN 2 Ternate, Rabu, 17 Juni 2026.
Dalam dialog tersebut, para narasumber menekankan pentingnya peran pelajar sebagai garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba melalui program Ananda Bersinar (Anak Indonesia bersih narkoba ).
Drs. H. Hairudin Umaternate menjelaskan bahwa Ananda Bersinar merupakan program yang bertujuan membangun ketahanan diri pelajar agar mampu menolak berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya."Pelajar memiliki posisi yang sangat strategis dalam ekosistem Ananda Bersinar. Mereka bukan hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga menjadi pelopor, penggerak, dan contoh bagi teman sebaya dalam membangun budaya hidup sehat dan menjauhi narkoba," ujarnya.
Selain membahas bahaya narkoba, dialog juga mengangkat dampak penggunaan vape, rokok, dan lem terhadap kesehatan tubuh. Menurut narasumber, ketiga hal tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan berpotensi menjadi pintu masuk bagi perilaku adiktif yang lebih berisiko.
Kepala SMAN 2 Ternate, Amiruddin S. Radjilun, menyampaikan bahwa pihak sekolah terus mendukung program Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar) melalui penguatan pendidikan karakter dan berbagai kegiatan positif bagi peserta didik."Kami berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif sehingga siswa memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba dan mampu membentengi diri dari pengaruh negatif," katanya.
Dalam sesi tanya jawab, peserta menanyakan langkah yang harus dilakukan apabila ada penyalahguna narkoba yang ingin pulih. Menanggapi hal tersebut, Dewi O. Eka Putri menjelaskan bahwa pengguna narkoba dapat melapor secara sukarela ke BNN atau fasilitas kesehatan yang ditunjuk pemerintah untuk mendapatkan layanan asesmen dan rehabilitasi sesuai tingkat ketergantungannya.
Peserta juga mempertanyakan langkah tegas BNN terkait penggunaan vape di kalangan pelajar. BNNP Maluku Utara menegaskan bahwa penggunaan vape perlu mendapat perhatian serius karena berdampak buruk bagi kesehatan dan berpotensi memicu perilaku adiktif lainnya.Sementara itu, apabila pelajar mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar, mereka diimbau untuk segera melapor kepada guru, orang tua, pihak sekolah, atau BNN agar dapat ditangani secara tepat.
Terkait maraknya penjualan narkoba melalui situs dan media digital, BNNP Maluku Utara mengingatkan pentingnya literasi digital dan pengawasan penggunaan internet di kalangan remaja.
Melalui kegiatan ini, BNNP Maluku Utara berharap para pelajar semakin memahami peran strategisnya dalam ekosistem Ananda Bersinar sehingga mampu menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan berkomitmen mewujudkan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....