Hari Buku Nasional, Perluas Pengetahuan dengan Membaca Buku

  • 17 Mei 2026 04:36 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Hari Buku Nasional diperingati setiap tanggal 17 Mei setiap tahun. Peringatan ini pertama kali dilaksanakan pada tahun 2002 dicetuskan oleh Abdul Malik Fadjar, Menteri Pendidikan Nasional di masa Presiden Megawati Soekarnoputri.

Melansir berbagai sumber, pemilihan tanggal 17 Mei sebagai Hari Buku Nasional berdasarkan hari berdirinya Perpustakaan Nasional yakni 17 Mei 1980. Peringatan Harbuknas dilatarbelakangi oleh rendahnya angka melek huruf dan penjualan buku Indonesia saat itu.

Menurut data UNESCO tahun 2002, angka melek huruf orang Indonesia dewasa atau penduduk berusia 15 tahun ke atas hanya 87,9 persen. Indonesia bahkan berada di bawah Malaysia dengan presentase 88,7 persen, Vietnam 90,3 persen dan Thailand 92,6 persen.

Karena itu dicetuskanlah Hari Buku Nasional, dengan tujuan menumbuhkan minat baca dan literasi masyarakat. Abdul Malik Fadjar meyakini bahwa membaca buku adalah salah satu cara untuk memperluas pengetahuan, dengan membaca kita dapat mengetahui perkembangan dunia modern.

Abdul Malik Fadjar, menginginkan melalui Harbuknas, masyarakat dapat gemar membaca buku dan mengembangkan literasi sebagai modal dasar pembangunan negara. Hari Buku Nasional diharapkan memberi dorongan untuk merevitalisasi industri buku nasional yang saat itu tertinggal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....