Dari Udara ke Digital Radio Bertahan
- 21 Agt 2025 21:11 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Di tengah derasnya arus informasi dari media sosial dan platform video pendek, radio ternyata tetap punya tempat istimewa di hati masyarakat Ternate dan Maluku Utara. Dari warung kopi hingga kamar kos, suaranya yang akrab dan hangat masih menjadi teman sehari-hari.
Kini, radio tidak hanya hadir melalui gelombang udara, tetapi juga lewat aplikasi seperti RRI Digital. Bagi banyak pendengar lokal, radio menawarkan sesuatu yang tak mudah digantikan: keintiman dan kedekatan dengan realitas setempat.
Informasi cuaca, jadwal kapal, berita pasar, pengumuman pemerintahan desa, hingga obrolan ringan tentang budaya dan keluarga, semuanya dikemas secara singkat dan mudah diakses. Di Ternate, suara penyiar yang fasih berbaur dengan dialek lokal membuat konten terasa milik kita, bukan sekadar siaran massal.
Peralihan ke era digital justru membuka peluang baru. Aplikasi RRI Digital memudahkan warga.
Terutama generasi muda yang selalu bersama ponsel pintar, untuk mendengarkan siaran lokal kapan saja lewat streaming atau mengakses rekaman acara sebagai podcast. Bagi pendengar perantauan dari Maluku Utara, fitur ini menjadi jembatan rindu—mereka bisa mengikuti berita kampung halaman atau program keagamaan tanpa terbatas jarak.
Tidak kalah penting, radio tetap menjadi medium yang inklusif. Untuk warga yang belum familiar dengan media sosial atau yang berada di daerah dengan koneksi internet terbatas, siaran FM tradisional masih menjadi andalan.
Sementara itu, generasi milenial dan Gen Z cenderung menikmati versi digital—mendengarkan sambil bekerja, berkendara, atau saat nongkrong—sehingga kedua format saling melengkapi.
Para penyiar dan stasiun lokal juga beradaptasi. Format yang lebih ringkas, kolaborasi dengan kreator muda, dan segmen interaktif lewat pesan singkat atau komentar di platform digital membuat siaran lebih hidup.
Program-program budaya, cerita rakyat, dan dialog komunitas mendapat tempat istimewa untuk menjaga tradisi lisan Ternate tetap terdengar, meski medianya berevolusi. Tanggapan pendengar setia pun menunjukkan betapa radio masih dicintai.
Bunda Indah di Akegaale mengaku setiap pagi selalu memutar FM 95.1 MHz RRI Pro 4 Ternate sambil mempersiapkan makanan pagi untuk keluarga dan membuat kue putar. “Rasanya seperti ngobrol sama teman lama. Berita dan obrolannya dekat sekali dengan kehidupan kita,” ujarnya.
Sementara itu, Mas Santoso di Kalumata memilih mendengarkan lewat RRI Digital di ponsel. “Kalau sedang di luar rumah, saya bisa tetap dengar siaran favorit. Apalagi kalau ada musik daerah," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....