Kafe Pojok EA Hadirkan Area Estetik di Pelabuhan
- 01 Des 2025 14:00 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Kafe Pojok EA, sebuah UMKM kuliner milik Ibu Yani, kini semakin dikenal masyarakat karena konsep ruangnya yang estetik dan produk yang berkualitas. Dalam wawancara di program UMKM Bicara ,ibu Yani membagikan perjalanan panjang usahanya yang telah berdiri sejak 2024.
Ibu Yani menjelaskan bahwa Kafe Pojok EA bergerak di bidang penyediaan minuman kopi, minuman non-kopi hingga camilan rumahan,“Motivasi saya adalah ingin membuat tempat nongkrong yang nyaman, estetik, dan terjangkau. Saya ingin orang merasa betah dan bisa menikmati kopi disini,” ujar Bu Yani.
Usaha ini dimulai dari skala kecil, berlatar hoby sang owner dan suami nongki di kafe.Owner memanfaatkan lahan parkir di area parkir pelabuhan Semut yang di sediakan Pemkot Ternate, kemudian disulap menjadi ruang kafe mini. “Awalnya sederhana, tapi lama-lama berkembang karena banyak yang suka suasananya,” tambahnya.
Menurutnya, Proses produksi dilakukan oleh tim kecil dengan standar kebersihan yang ketat. “Tantangan terbesar adalah menjaga kualitas rasa sambil tetap mempertahankan konsep estetik pada ruangan, katanya.
Untuk pemasaran, Kafe Pojok EA mengandalkan strategi digital dan offline sekaligus.“Instagram, WhatsApp, dan TikTok sangat membantu. Konten estetik ruangan dan menu baru biasanya menarik banyak pengunjung,” ujar Bu Yani.
Keuangan usaha dicatat secara rutin menggunakan buku pemasukan serta aplikasi sederhana. Modal awal usaha berasal dari tabungan keluarga. “Saya belum pernah mengajukan pinjaman, tapi pernah menerima berupa pelatihan pengembangan UMKM,” ucapnya.
Sebagai pelaku UMKM, Ibu yani menyebut persaingan bisnis kafe dan biaya bahan baku yang berfluktuasi sebagai tantangan terbesar. Meski begitu, ia optimistis melihat masa depan usahanya.“Banyak peluang untuk mengembangkan menu yang ada dan menambah area outdoor.,” katanya.
Kafe Pojok EA tidak hanya menciptakan ruang estetik, tetapi juga berdampak positif pada lingkungan sekitar. “Saat ini saya melibatkan 5 tenaga kerja dari warga sekitar. Tujuannya agar usaha ini bisa bergerak bersama dan memberi manfaat lebih luas,” ujar Bu Yani, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....