UMKM Perlu Dukungan Nyata di Era Disrupsi
- 17 Okt 2025 21:24 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Di tengah percepatan digitalisasi dan perubahan perilaku pasar, pelaku UMKM menghadapi tantangan besar untuk bertahan. Program Tamu Kita mengangkat tema “UMKM di Era Disrupsi: Bertahan atau Berkembang?” guna membahas arah kebijakan dan inovasi.
Akademisi sekaligus pengamat ekonomi digital, Dr. Prince Charles menegaskan pentingnya kesiapan pelaku usaha menghadapi transformasi digital. “Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan mendesak agar UMKM tidak tertinggal,” ujarnya menegaskan.
Menurut Dr. Prince, digitalisasi UMKM tidak cukup hanya dengan memiliki media sosial atau toko daring. Ia menilai pelaku usaha perlu memahami strategi digital secara menyeluruh agar efektif.
Lebih lanjut, Dr. Prince menjelaskan pentingnya pendekatan hearing dalam mengembangkan kompetensi pelaku UMKM. “Kita perlu mendengar langsung suara pelaku usaha agar kebijakan lebih berpihak,” katanya menambahkan.
Dr. Muamil Sunan, turut menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap pelaku UMKM di daerah. Ia menilai hambatan utama masih terletak pada akses tanah, perizinan, serta bantuan modal usaha.
“UMKM seolah masih dianggap anak tiri oleh pemerintah,” kata Dr. Muamil dalam dialog tersebut. Ia berharap ada pendampingan serius dan dukungan nyata dari berbagai lembaga agar UMKM tumbuh.
Dr. Muamil menilai, inovasi UMKM harus terus dikembangkan melalui ekosistem yang mendukung keberlanjutan usaha kecil. Hal itu mencakup regulasi, infrastruktur digital, serta kolaborasi antara pemerintah dan pelaku bisnis lokal.
Sementara itu, akademisi Dr. Nurul Hidayah, menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia UMKM. Ia menjelaskan bahwa penggunaan teknologi harus diimbangi dengan pemahaman keilmuan yang memadai.
“Transformasi digital bukan hanya soal memakai teknologi, tapi juga peningkatan kompetensi agar UMKM mampu bersaing,” ujarnya. Dr. Nurul menilai pembinaan harus disertai pelatihan berkelanjutan di setiap daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku UMKM melalui forum hearing sangat dibutuhkan. Langkah tersebut akan membantu menyerap aspirasi dan menyusun kebijakan yang lebih responsif.
Para narasumber sepakat bahwa UMKM perlu segera mengadopsi teknologi digital dalam setiap lini usaha mereka. Inovasi, literasi keuangan, dan kemitraan strategis dinilai menjadi pilar utama menghadapi era disrupsi.
Program Tamu Kita ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pemberdayaan UMKM. Kolaborasi lintas sektor diyakini sebagai kunci agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....