Kebiasaan Warga Ternate Minum Teh Sore Masih Lestari
- 22 Apr 2025 21:33 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Tradisi minum teh di sore hari ditemani pisang goreng masih menjadi kebiasaan yang lestari di kalangan warga Ternate, Maluku Utara. Aktivitas ini tidak hanya menjadi rutinitas harian, tetapi juga bagian dari budaya dan cara warga menjaga silaturahmi.
Di Ternate, teh dan camilan disiapkan selepas waktu salat Ashar. Teh panas disajikan bersama pisang goreng, yang biasanya menggunakan jenis pisang lokal seperti pisang raja.
Menurut warga, selain sebagai pelepas lelah setelah beraktivitas, momen ini menjadi ajang berkumpul dan berbincang antaranggota keluarga hingga tetangga. Beberapa bahkan mengaku sengaja menyisihkan waktu khusus untuk kebiasaan tersebut.
Ini juga menjadi berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Ternate. Salah satunya adalah Ci Oda, penjual pisang goreng yang sudah berjualan lebih dari 10 tahun di kawasan Jerbus.
“Hampir tiap sore banyak yang datang beli, apalagi kalau cuaca lagi dingin. Teh panas sama pisang goreng itu memang cocok sekali,” ujar Ci Oda saat ditemui di lapaknya, Selasa (22/4/2025).
Ia mengaku mengandalkan pisang raja sebagai bahan utama karena teksturnya yang khas dan rasanya yang tidak terlalu manis, cocok untuk digoreng kering atau dicocol sambal. Dalam sehari, Ci Oda bisa menghabiskan hingga 20 sisir pisang, terutama di akhir pekan.
Kebiasaan sederhana ini tetap hidup meskipun gaya hidup modern terus berkembang. Bahkan sejumlah kafe dan warung di Ternate mulai mengemas ulang tradisi ini dengan tampilan yang lebih kekinian, namun tetap mempertahankan cita rasa lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....