BPRS Bahari Berkesan Hadirkan Solusi Pinjaman ASN, Hindari Jerat Rentenir

  • 25 Agt 2026 21:42 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – PT BPRS Bahari Berkesan menyiapkan skema pinjaman jangka pendek bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Ternate. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Bank Milik Daerah untuk membantu ASN memenuhi kebutuhan finansial yang bersifat mendesak sekaligus mencegah mereka terjerat pinjaman rentenir.

Direktur Utama PT BPRS Bahari Berkesan, Risdan Harly, mengatakan program tersebut ditujukan bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu di lingkungan Pemkot Ternate. Pinjaman menggunakan skema pemotongan otomatis melalui Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

"Skema pinjaman jangka pendek ini diberikan kepada seluruh PNS dan PPPK Penuh Waktu. Pinjaman ini bersifat jangka pendek dengan skema pemotongan pada TPP," ujar Risdan.

Menurutnya, cicilan pinjaman akan dipotong secara otomatis dari TPP setelah dana tersebut dicairkan oleh pemerintah daerah. Skema tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi ASN untuk mendapatkan pembiayaan yang lebih terukur dan aman ketika menghadapi kebutuhan mendesak.

Risdan menjelaskan, program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, agar BUMD dapat memberikan manfaat dan mendukung kesejahteraan pegawai di lingkungan pemerintah daerah. Program ini juga menjadi bagian dari misi BPRS Bahari Berkesan untuk menyediakan alternatif pembiayaan bagi ASN agar tidak mengambil pinjaman kepada rentenir.

"Tujuannya memberikan kemudahan jangka pendek untuk menjaga stabilitas finansial dan kebutuhan sehari-hari ASN Pemkot Ternate. Skema pemotongan otomatis ini fleksibel karena langsung memotong saldo TPP saat dana dari pemerintah daerah cair," ujarnya.

Selain menawarkan pembiayaan yang lebih terukur, BPRS Bahari Berkesan juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Masyarakat diminta tidak mudah tergiur dengan investasi bodong yang berpotensi merugikan dan memastikan legalitas serta keamanan setiap produk investasi sebelum menanamkan dana.

Bagi ASN yang ingin memanfaatkan fasilitas tersebut, pengajuan dapat dilakukan dengan mendatangi kantor PT BPRS Bahari Berkesan di Jalan Mononutu, kawasan lampu merah Takoma, Kota Ternate. Program ini diharapkan menjadi solusi pembiayaan yang cepat sekaligus mendorong ASN memilih layanan keuangan yang resmi dan bertanggung jawab. "Ini bentuk kontribusi untuk Pemerintah Kota Ternate dari BUMD," kata Risdan.

Komisaris Utama PT BPRS Bahari Berkesan, Dr. Rizal Marsaoly, turut menyambut positif program tersebut. Menurutnya, skema pinjaman dirancang secara aman dan memberikan manfaat bagi kedua pihak, baik bagi BPRS maupun ASN sebagai penerima fasilitas. "Ini bentuk kontribusi BPRS untuk ASN Kota Ternate," ujar Rizal yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Ternate.

Program pinjaman jangka pendek ini diharapkan dapat menjadi salah satu jaring pengaman ekonomi bagi ASN sekaligus memperkuat sinergi antara Pemkot Ternate dan BUMD. Kehadiran program tersebut juga diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin bijak dalam memilih layanan keuangan dan tidak mudah terjebak pada pinjaman maupun investasi ilegal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....