Cegah Judi Online dan Keuangan Ilegal, OJK Edukasi Pelajar di Kepulauan Sula
- 10 Jun 2026 12:22 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sanana – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan literasi dan edukasi keuangan bagi pelajar di SMP Negeri 1 Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang bijak dalam mengelola keuangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tantangan di era digital, termasuk aktivitas keuangan ilegal dan judi online.
Asisten Direktur Kantor OJK Provinsi Maluku Utara, Sukma Aji Wirawan, mengatakan edukasi keuangan sejak usia sekolah merupakan langkah strategis untuk membangun fondasi keuangan yang sehat bagi generasi muda. Selain memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan uang, kegiatan tersebut juga menjadi upaya preventif dalam melindungi pelajar dari berbagai bentuk kejahatan finansial yang semakin berkembang.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar mendapatkan materi mengenai manajemen keuangan personal. Mereka diajarkan untuk memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan serta pentingnya menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung secara rutin demi mencapai tujuan dan cita-cita di masa depan.
Materi disampaikan secara interaktif melalui berbagai contoh dan simulasi sederhana yang mudah dipahami oleh pelajar. Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, OJK juga memberikan edukasi mengenai kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal dan bahaya judi online. Materi ini diberikan sebagai bentuk perlindungan dini agar pelajar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai modus penipuan dan praktik keuangan ilegal yang marak terjadi melalui platform digital.
Pelajar diperkenalkan pada berbagai risiko serta dampak negatif dari judi online, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun psikologis. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menjadi benteng moral bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat.
Pada kesempatan yang sama, OJK menggandeng PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (BPD Maluku Malut) untuk memperkenalkan produk Simpanan Pelajar (SimPel). Produk tabungan khusus pelajar tersebut dikenalkan sebagai sarana edukasi sekaligus wadah bagi siswa untuk mulai membangun budaya menabung sejak dini.
Pihak BPD Maluku Malut menjelaskan berbagai kemudahan yang dimiliki SimPel, termasuk persyaratan pembukaan rekening yang sederhana dan terjangkau bagi pelajar. Melalui produk tersebut, siswa diharapkan dapat lebih mudah mengakses layanan perbankan dan belajar mengelola tabungan secara mandiri.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Pelajar aktif mengajukan pertanyaan terkait fungsi OJK, berbagai modus kejahatan keuangan digital, bahaya judi online, hingga mekanisme pembukaan rekening SimPel dan manfaat menabung sejak usia sekolah.
Sukma Aji berharap kegiatan literasi keuangan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pendidikan finansial yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. "Pemahaman keuangan yang baik sejak dini akan membantu menciptakan generasi yang mandiri, cerdas finansial, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.
OJK Maluku Utara juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMPN 1 Sanana, para guru, PT BPD Maluku Malut, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Kolaborasi berbagai pihak dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....