Sultan Ternate: Legu Tara No Ate Warisan Leluhur
- 04 Sep 2025 18:23 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Festival Legu Tara No Ate 2025 tidak hanya menampilkan hiburan budaya, tetapi juga sarat dengan pesan spiritual, kuliner, dan kepedulian lingkungan.
Sejumlah agenda utama yang akan digelar untuk memeriahkan event ini. Mulai dari Pawai Obor, RitualSou Gam, Oho Ngogu Rimo, Dapur Rempah Kie Raha, dan Gerakan Bumi Lestari, dengan rincian sebagai berikut:
- Pawai Obor bersama ribuan warga sebagai simbol persatuan dan doa keselamatan.
- Ritual Sou Gam, meliputi Fere Kie, Kolokie Kie, dan Ziarah Kutub, sebagai bentuk syukur dan penghormatan kepada leluhur.
- Oho Ngogu Rimo, jamuan makan malam khas Kesultanan Ternate dengan sajian tradisional menggunakan bahan ramah lingkungan.
- Dapur Rempah Kie Raha, kompetisi memasak makanan berbahan rempah dari empat kerajaan besar Maluku Utara: Ternate, Tidore, Bacan, dan Jailolo.
- Gerakan Bumi Lestari, kampanye menjaga lingkungan dari kerusakan.
Baca Juga: Festival Legu Tara No Ate Jadi Kebanggaan Warga
Sultan Ternate, Hidayatullah Sjah, menegaskan bahwa festival ini merupakan momentum untuk memperkuat jati diri masyarakat Moloku Kieraha.
“Legu Tara No Ate adalah ikhtiar merawat warisan leluhur agar tetap hidup dan relevan dengan zaman. Ini ruang generasi muda untuk belajar, berbangga, sekaligus menjaga identitas budaya kita,” ujar Sultan yang juga anggota DPD RI.
Sultan juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam festival. Menurutnya, Legu Tara No Ate adalah cermin kekayaan budaya daerah yang harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....