IKA SKMA Dinilai Strategis Membangun Sektor Kehutanan Malut

  • 21 Jun 2025 14:45 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Ikatan Keluarga Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) dinilai sebagai organisasi strategis dalam pembangunan sektor kehutanan di Maluku Utara. Demikian disampaikan Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Maluku Utara, Asrul Gailea, dalam Musyawarah Daerah III IKA SKMA di Ternate

"Musyawarah daerah (Musda) ini menjadi kesempatan dalam memberdayakan setiap potensi yang dimiliki, dalam menyahuti pembangunan kehutanan Indonesia dan khususnya di Maluku Utara. Sehingga nantinya dapat mengembangkan profesionalisme dan menjadi SDM tangguh, berintegritas sekaligus memberikan manfaat dan harapan baru bagi Maluku Utara," kata Asrul dalam Musda di Hotel Bela, Ternate, Sabtu (21/6/2025).

Lanjut Asrul, keberadaan IKA-SKMA juga sejalan dengan visi misi Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Dia menjelaskan, visi itu ialah menjaga keberagaman dan pemerataan pembangunan bersama Maluku Utara bangkit, maju, sejahtera, berkeadilan dan berkelanjutan.

Baca juga: Musda IKA SKMA Malut, Mempererat Solidaritas Membangun Sinergi

"Dengan demikian sebagai organisasi profesi, IKA SKMA kiranya dapat mengambil bagian untuk memberikan kontribusi. Utamanya dalam pembangunan kehutanan di Maluku Utara yang tersebar di semua kabupaten dan kota," ujarnya.

Asrul menambahkan, keberadaan IKA SKMA Maluku Utara diharapkan dapat meningkatkan kewenangan dan tanggung jawab sebagai wadah pembinaan pelaksanaan pembangunan kehutanan. Hal ini sebagaimana telah diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

Sebagai mitra pemerintah daerah, dia yakin IKA SKMA Maluku Utara mampu menciptakan iklim usaha bidang kehutanan yang baik dan sehat. Dengan tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem hutan yang lestari dan berkelanjutan.

Selain itu, IKA SKMA juga diharapkan senantiasa mengedepankan kepentingan pembangunan di daerah. Dengan tetap berpegang teguh pada aturan yang ada.

Karena menurut dia, pembangunan bidang kehutanan merupakan pembangunan jangka panjang yang dapat menciptakan lingkungan yang lestari bersahabat. Seperti bebas banjir dan tanah longsor, dan dapat menjaga ketersediaan air di musim kemarau.

"Maka dengan demikian hal tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi bidang kehutanan dan perkembangan berbagai aspek kehidupan yang diperlukan. Guna menunjang terwujudnya tujuan pembangunan daerah Maluku Utara yang maju," kata Asrul, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....