Warga Pulau Batang Dua jadi Relawan BAZNAS Tanggap Bencana

  • 11 Jun 2026 13:55 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana yang diselenggarakan Basarnas Ternate bekerja sama dengan Baznas Kota Ternate dan BPBD Kota Ternate resmi berakhir pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Kelurahan Lelewi, Kecamatan Batang Dua itu diikuti 100 peserta dari unsur masyarakat, pemerintah kecamatan, dan kelurahan.

Pelatihan tersebut juga melibatkan unsur TNI AL, TNI AD, dan Polri sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah kepulauan.

Penanggung Jawab Baznas Tanggap Bencana (BTB) Baznas Kota Ternate, Nardiansyah Noor, mengatakan seluruh peserta yang mengikuti pelatihan akan menjadi Relawan Baznas Tanggap Bencana. Menurutnya, keberadaan relawan di wilayah rawan bencana sangat penting untuk mendukung penanganan keadaan darurat.

“Kami berkomitmen membantu warga yang terkena musibah, dan yang terpenting juga menyiapkan masyarakat menghadapi ancaman bencana, terutama gempa bumi,” ujar Nardiansyah yang akrab disapa Anca.

Ia menjelaskan, Kecamatan Batang Dua memiliki tantangan tersendiri dalam penanganan kebencanaan karena faktor jarak dan kondisi laut yang tidak selalu dapat diprediksi. Karena itu, relawan yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan mampu menjadi garda terdepan saat terjadi keadaan darurat.

Menurut Anca, para relawan dapat berperan sebagai perpanjangan tangan tim penyelamat dengan melakukan langkah-langkah awal penanganan sambil menunggu bantuan dari petugas yang berwenang tiba di lokasi.

“Baznas Kota Ternate berkolaborasi dengan Basarnas dan BPBD sebagai instansi teknis. Kami sifatnya mendukung sesuai dengan SOP yang dimiliki Baznas Tanggap Bencana,” katanya.

Kolaborasi lintas lembaga tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus mempercepat respons penanganan ketika terjadi bencana di wilayah terpencil maupun kepulauan.

Lebih lanjut, Baznas Kota Ternate menargetkan pembentukan Relawan Baznas Tanggap Bencana di setiap kelurahan di Kota Ternate. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan penanganan awal terhadap berbagai kejadian darurat yang berpotensi menimbulkan korban.

Anca mencontohkan sejumlah bencana yang sering terjadi, seperti kebakaran dan banjir. Dengan adanya relawan yang berada dekat dengan lokasi kejadian, proses evakuasi dan pertolongan awal dapat dilakukan lebih cepat sebelum petugas tiba.

“Kalau ada kejadian, relawan terdekat bisa membantu melakukan evakuasi dan tindakan lain yang diperlukan sambil menunggu petugas datang. Ini dapat meminimalkan adanya korban,” ujarnya.

Melalui pelatihan kesiapsiagaan bencana ini, Baznas berharap masyarakat semakin memahami langkah-langkah penanganan darurat serta memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Keberadaan relawan di tingkat kelurahan juga diharapkan menjadi kekuatan baru dalam membangun budaya tangguh bencana di Kota Ternate.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....