Olahan Kenari Jadi Komoditas Menjanjikan di Maluku Utara
- 02 Mei 2024 10:27 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Kenari menjadi salah satu komoditas menjanjikan yang dipunyai Maluku Utara selain rempah-rempah. Di Provinsi Maluku Utara pohon kenari paling banyak tumbuh di Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan.
Pada tahun 2021, kenari dari Maluku Utara mampu menembus pasar hingga Finlandia dan Italia.
"Sejalan dengan itu, permintaan pasar dunia untuk kenari dan produk turunannya pun meningkat sebesar 4,3 persen per tahun", kata Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Maluku Utara, Tunas Agung Jiwa Brata, dikutip rri.co.id, Kamis (2/5/2024).
Produksi olahan kenari, kata Tunas, akan meningkatkan nilai tambah dan permintaan bagi para petani kenari. Misalnya yang telah dilakukan oleh beberapa UMKM di Maluku Utara.
"Seperti dalam bentuk olahan biskuit, kenari gula merah, hingga kopi kenari, dan variasi olahan lainnya", ujar Tunas. Harga olahan kenari pun memiliki potensi meningkat saat momen lebaran maupun natal.
Dia menambahkan, besarnya potensi ekspor kenari dan olahannya ke pasar internasional, perlu adanya dukungan dari pemerintah. Khususnya terkait dengan fasilitas ekspor dan penyediaan pasar.
Selain itu, kata dia dalam menjalankan bisnis ini terdapat beberapa faktor penghambat. Pertama, berfluktuasinya harga kacang kenari, sehingga penjual tidak memiliki harga pasti.
Kedua, masih terbatasnya pengolahan kenari yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Ketiga, area pemasaran kacang kenari yang belum luas, khususnya di dalam negeri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....